Ini Antisipasi Freeport Menangkal Serangan KKB Papua yang Sudah Menewaskan Warga Selandia Baru

Ini Antisipasi Freeport Menangkal Serangan KKB Papua yang Sudah Menewaskan Warga Selandia Baru

KOMPAS/B JOSIE SUSILO HARDIANTO
Areal tambang terbuka PT Freeport Indonesia di Grasberg, Timika, Papua, Kamis (24/11/2011). 

SURYAMALANG.COM - Penembakan terjadi di Papua, Senin (30/3/2020), yang menewaskan seorang karyawan Freeport asal New Zealand bernama Graeme Thomas Wall.

Penembakan ini dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Menyikapi insiden ini, PT Freeport Indonesia (PTFI) bekerja sama dengan pasukan keamanan pemerintah untuk meningkatkan pengamanan di seluruh wilayah Kuala Kencana, Timika, Mimika, Papua.

Selain itu, insiden penembakan juga menyebabkan dua karyawan mengalami cedera serius, yakni Ucok Simanungkalit dan Jibril Bahar.

Juru Bicara PTFI Riza Pratama mengatakan, setelah terjadinya insiden, patroli pasukan bersenjata telah ditambah di seluruh Kuala Kencana.

Patroli berfokus pada area-area pemukiman pada malam hari dan ditingkatkan pada area-area komunitas dan area kerja pada siang hari.

“Kami menyikapi kejadian yang telah mengancam nyawa karyawan kami dengan sangat serius."

"Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan para karyawan dan keluarga mereka," tuturnya dalam keterangan tertulis, Rabu (1/4/2020).

Selain meningkatkan pengamanan, Freeport juga telah menerapkan kebijakan kerja dari rumah, untuk mencegah hal yang sama terulang.

"Sampai waktu yang dinyatakan aman oleh pihak keamanan,” kata Riza.

Halaman
12
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved