Berita Arema Hari Ini

Kerugian Arema FC Selama Liga 1 2020 Berhenti Akibat Wabah Virus Corona

Arema FC terkena dampak penghentian sementara Liga 1 2020 akibat wabah virus corona atau Covid-19.

SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Arema FC terkena dampak penghentian sementara Liga 1 2020 akibat wabah virus corona atau Covid-19.

Liga 1 2020 baru akan bergulir kembali pada 1 Juli 2020 bila kondisi sudah kembali normal.

Selama kompetisi berhenti, pemain dan ofisial hanya menerima gaji maksimal 25 persen dari gaji yang tertera di dalam kontrak.

Saat kompetisi berjalan, tim mendapat pemasukan dari tiket penonton, sponsor, dan store.

Namun karena wabah virus corona, Arema Store hanya jualan via online.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengakui pihaknya mengalami kerugian akibat penghentian sementara Liga 1 2020.

"Ini soal persoalan kehidupan manusia di seluruh dunia. Tidak hanya Indonesia saja. Sepak bola merupakan bagian dari kehidupan itu."

"Semua sektor merugi, tidak ada yang untung, dan tidak elok kami bicara untung dan rugi saat ini," kata Ruddy Widodo kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (1/4/2020).

Pria asal Madiun tersebut menyebutkan yang terpenting saat ini adalah bersama-sama berusaha mencegah agar virus corona tidak meluas.

Semua pihak harus mengutamakan sisi kemanusiaan di atas persoalan untung dan rugi yang dialami klub.

"Kita harus bersatu, dan bergandengan tangan agar badai ini cepat berlalu dan kembali ke kehidupan yang normal," ujarnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved