Berita Malang Hari Ini

Satu Persatu Warga Bandulan Sukun Diperiksa, Cari Tahu Ibu Pembuang Bayi Perempuan

Warga di Jalan Bandulan Gang 1 E, RT 10 RW 4 Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang menemukan mayat bayi perempuan berbungkus kresek

Tribun Jatim/Kukuh Kurniawan
Saram (memakai baju merah putih) saat menunjukkan lokasi penemuan mayat bayi, rABU (2/4/2020) 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pelaku pembuang mayat bayi di Jalan Bandulan Gang 1 E, RT 10 RW 4 Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang diperkirakan bukan berasal dari warga sekitar.

Ketua RT 10, Didik Harjanto mengatakan pihaknya telah mengecek warganya satu persatu.

"Usai peristiwa penemuan mayat bayi, kita langsung segera mengecek warga sekitar. Dan ternyata dari pengecekan tersebut, kita tidak menemukan sama sekali warga sekitar yang sedang hamil," ujarnya kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM), Rabu (1/4/2020).

Geger Penemuan Mayat Bayi Terbungkus Kresek di Bandulan, Kota Malang, Diduga Baru Lahir & Dimandikan

Delapan Aspirasi BEM Malang Raya Buat Pemda, Termasuk Ketahanan Pangan Mahasiswa

Video Via Vallen Keliling Desa Bagi Sembako Sambil Tenteng Kardus, Rela Sisihkan Honor Rp 60 Juta

Ia menjelaskan pengecekan juga dilakukan di sekitar tempat kos di wilayahnya.

"Di sini ada beberapa tempat kos yang dihuni oleh pegawai dan yang sedang kuliah. Kita telusuri ternyata memang ada yang sedang hamil. Namun saat kita cek langsung, ternyata wanita yang hamil itu belum melahirkan," bebernya.

Oleh karenanya itu, dirinya menduga pelaku pembuang mayat bayi bukan merupakan warga atau penghuni kos di wilayah RT 10.

Meski begitu pihaknya tetap tidak mau lengah dan akan berkoordinasi dengan ketua RT yang lain.

"Tetap akan kita telusuri ke RT yang lain. Namun tetap kita selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian," pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, warga di Jalan Bandulan Gang 1 E, RT 10 RW 4 Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang menemukan bayi perempuan berbungkus kresek.

Namun bayi tersebut ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved