Berita Arema Hari Ini

Arema FC Kesulitan Bayar Gaji Pemain Selama Liga 1 2020 Diliburkan, Kena Denda Akibat Ulah Aremania

Arema FC Kesulitan Membayar Gaji Pemain Selama Liga 1 2020 Diliburkan, Kena Denda Akibat Ulah Aremania

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Kapten Arema FC, Hendro Siswanto menabuh drum dalam launching tim dan jersey Arema FC di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (23/2/2020). 

SURYAMALANG.COM - Di tengah wabah virus corona atau Covid-19, badai penderitaan Arema FC belum berakhir.

Kini, klub kebanggaan Aremania dan Aremanita itu diganjar sanksi denda dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Singo Edan harus merogoh kocek lebih dalam lagi selama penundaan kompetisi akibat virus corona.

Ongis Nade tengah kesulitan membayar gaji pemain dan offisial karena tidak adanya pemasukan selama penundaan Liga 1 2020.

Hal itu bahkan membuat pemilik Arema FC, Iwan Budianto dan Agoes Soerjanto, harus mengeluarkan uang sebesar Rp 2,3 miliar dari saku pribadinya untuk melunasi kewajiban tim.

Iwan Budianto
Iwan Budianto (Aminatus Sofya)

Permasalahan tersebut belum juga usai, kini Arema FC dihadapkan pada sanksi denda oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Dilansir Bolasport.com dari laman resmi PSSI, Arema FC bersama dengan Persipura Jayapura, Persela Lamongan, dan Persib Bandung harus membayar denda akibat pelanggaran yang dibuat selama tiga pekan pertama musim 2020.

Ada dua sanksi denda yang harus dibayarkan oleh manajemen Singo Edan kepada Komdis PSSI.

Pertama, Arema FC harus membayar hukuman denda sebesar Rp 50 juta atas pelanggaran lima kartu kuning dalam satu pertandingan.

Pelanggaran itu dibuat Jonathan Bauman dkk ketika menjamu Persib Bandung pada pekan kedua Liga 1 2020, Minggu (8/3/2020).

Jonathan Bauman
Jonathan Bauman (Instagram @jonibauman)
Halaman
12
Editor: eko darmoko
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved