Virus Corona di Malang

Awas! Jangan Sembarangan Buang Masker Sekali Pakai

Polresta Malang Kota mengimbau masyarakat agar merusak masker bedah sekali pakai ketika akan hendak dibuang.

SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Polresta Malang Kota mengimbau masyarakat agar merusak masker bedah sekali pakai ketika akan hendak dibuang.

"Gunting atau rusak masker bedah sekali pakai ketika akan dibuang. Rusak masker sedemikian rupa sehingga masker yang dibuang itu tidak dapat dipakai lagi," ujar Iptu Ni Made Seruni Marhaeni, Kasubbag Humas Polresta Malang Kota kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (2/4/2020).

Kalau hanya dibuang begitu saja, dikhawatirkan akan dimanfaatkan orang tak bertanggung jawab.

"Dikhawatirkan masker itu diambil lagi oleh orang tak bertanggung jawab, kemudian dikumpulkan, lalu dicuci, dan dijual kembali ke masyarakat," tambahnya.

Marhaeni menerangkan masker bedah sekali pakai tidak boleh dicuci.

"Masker bedah itu ada batasan usia pemakaian. Setelah melewati batasan usia, kemampuan masker bedah akan menurun."

"Meskipun dicuci, tetap saja kemampuannya tidak efektif lagi," ungkapnya.

Marhaeni mengingatkan agar masyarakat selalu merusak masker bedah sekali pakai setelah digunakan.

"Hal ini juga sebagai upaya pencegahan agar tidak ada masker bedah daur ulang beredar di pasaran Kota Malang," tandasnya.

Kelangkaan masker bedah sekali pakai membuat harganya melambung tinggi di pasaran.

Satu boks isi 50 masker bedah sekali pakai biasanya seharga sekitar Rp 40.000.

Adanya wabah virus corona membuat harga masker bedah naik mencapai Rp 85.000 bahkan lebih.

Kelangkaaan ini dan mahalnya masker tersebut rentan disalahgunakan orang tak bertanggung jawab untuk mendaur ulang masker bedah sekali pakai yang telah dibuang.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved