Mengenang Eri Irianto, Legenda Timnas Indonesia dan Persebaya yang Meninggal Akibat Benturan di Laga

Legenda Persebaya, Eri Irianto meninggal dunia setelah benturan dengan pemain PSIM Yogyakarta, di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, 3 April 2000.

IST
Eri Irianto 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Legenda Persebaya, Eri Irianto meninggal dunia setelah benturan keras dengan pemain PSIM Yogyakarta, Samson Noujine Kinga di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, 3 April 2000 sore.

Semenit sebelum babak pertama berakhir, Eri Irianto mulai sempoyongan, dan kepalanya terasa sakit.

Eri berlari ke pinggir lapangan dan minta diganti.

Kala itu Nova Arianto masuk menggantikan posisinya.

Eri terus memegangi kepalanya saat di bangku cadangan.

Sang gelandang pun dilarikan ke RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Setelah menjalani berbagai perawatan, Eri mengembuskan napas terakhir di rumah sakit.

Tak ada yang mengira benturan itu bakal berakibat fatal.

"Kami benarbenar merasa kehilangan. Dia lebih cepat meninggalkan kami semua saat usia emas," kata Aji Santoso, pelatih Persebaya kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (3/4/2020).

Untuk mengenang jasanya, manajemen Persebaya memensiunkan nomor punggung 19 milik Eri.

Halaman
12
Penulis: Khairul Amin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved