Virus Corona di Malang

UPDATE Virus Corona di Malang Jatim, Surabaya 4 April 2020 Total Sembuh 7, Positif 10, ODP 430 Orang

UPDATE Virus Corona di Malang Jatim, Surabaya 4 April 2020 total sembuh 7, positif 10, ODP 430 orang

Suryamalang.com/kolase instagram @khofifah.ip
Grafik Persebaran Covid-19 di Jawa Timur 

Pasien Meninggal Dunia Covid-19 = 4 orang

ODP (Orang Dalam Pengawasan) = 575 orang

PDP (Pasien Dalam Pengawasan) = 221 orang 

- Jawa Timur (Jatim)

Pasien Positif Covid-19 = 152 orang

Pasien Sembuh Covid-19 = 28 orang

Pasien Meninggal Dunia Covid-19 = 11 orang

ODP (Orang Dalam Pengawasan) = 9435 orang

PDP (Pasien Dalam Pengawasan) = 717 orang 

*Catatan: angka persebaran covid-19 di atas dapat berubah sewaktu-waktu

Update Berita Virus Corona di Malang Hari Ini:

 1. Pemkab Malang Siap Borong Hasil Panen Padi

Ilustrasi stok beras Bulog Malang


Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul 2017, Bulog Sub Divre Malang Target Penyerapan Gabah dan Beras Sebanyak 67 Ribu Ton, https://suryamalang.tribunnews.com/2017/08/29/2017-bulog-sub-divre-malang-target-penyerapan-gabah-dan-beras-sebanyak-67-ribu-ton.
Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Ilustrasi stok beras Bulog Malang Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul 2017, Bulog Sub Divre Malang Target Penyerapan Gabah dan Beras Sebanyak 67 Ribu Ton (SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz)

Pemerintah Kabupaten Malang tengah menyiapkan 72 ton beras untuk ketahanan pangan di wilayahnya di tengah pandemi virus corona.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, Nasri Nurul Wahid menerangkan, 8 mitra rice miling unit (RMU) di 33 kecamatan di Kabupaten Malang diproyeksikan mendistribusikan bantuan tersebut.

Sedangkan jumlah keseluruhan RMU di Kabupaten Malang ada 200 RMU.

"Kami akan berkoordinasi dengan Gapoktan yang tersebar di kecamatan-kecamatan untuk membahas pendistribusian itu (beras)," ujar Nasri ketika dikonfirmasi, Jumat (3/4/2020).

Terkait kapan dilaksanakannya pendistribusian bantuan beras, Nasri menegaskan, akan dilakukan kapanpun bila ada perintah.

Penyantunan bantuan dalam DPA (dokumen pelaksanaan anggaran) sudah dilakukan.

"Kapanpun telah siap didistribusikan,” kata Nasri.

Nasri menegaskan, Pemkab Malang siap membeli beras petani kualitas premium seharga Rp 11 ribu per kilogram.

Pada bulan April ini adalah masa panen padi di Kabupaten Malang.

Nasri menuturkan, pihaknya ingin selaras dengan penyerapan hasil panen serta upaya pemberian bantuan beras bagi warga miskin, di tengah pandemi corona.

"Kami akan bagikan dalam bentuk kemasan siap konsumsi. Beratnya 10 kilogram beras," tutup Nasri.

2. Bawaslu Stop Gaji Panitia Ad Hoc

Logo Bawaslu. Bawaslu Kabupaten Malang memilih memberhentikan sementara seluruh panitia ad hoc sejak 1 April 2020.
Logo Bawaslu. Bawaslu Kabupaten Malang memilih memberhentikan sementara seluruh panitia ad hoc sejak 1 April 2020. (Tribun Batam)

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang berhentikan sementara seluruh panitia ad hoc sejak 1 April 2020.

Keputusan tersebut diambil imbas mewabahnya Covid-19.

Wabah virus corona membuat pelaksanaan Pemilihan Umum 2020 ditunda hingga tahun 2021.

Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, Muhammad Wayudi menerangkan, jumlah pengawas yang diberhentikan sementara sebanyak 687 pengawas.

Rinciannya 390 pengawas tingkat desa dan keluraha. Lalu, 297 orang panitia pengawas dan staf tingkat kecamatan.

"Pemberhentian itu sampai penguman lebih lanjut. Yang diberhentikan adalah aktivitas pengawasan. Kami secara kelembagaan masih tetap berjalan," ujar Wahyudi ketika dikonfirmasi, Jumat (3/4/2020).

Diberhentikannya para panitia ad hoc tersebut, membuat pembayaran honornya per 1 April 2020 telah dihentikan.

Untuk mengarungi Pilkada 2020, Bawaslu Kabupaten Malang mendapat dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Malang sebesar Rp 27 miliar.

Tahap pertama, pada akhir tahun 2019, Bawaslu baru mengantongi Rp 1,5 miliar. Sedangkan sisanya masih proses, diproyeksikan akan cair pada tahun 2020.

"Saat ini sedang kami proses pencarian tahap selanjutnya. Semoga bisa segera ada kelanjutan," beber Wahyudi.

3. Masjid dan Pondok Pesantren Terima Bantuan 10 Bilik KAVi 

UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang membagikan 10 bilik  KAVi ( Kabut Anti Virus) ke delapan masjid dan dua pondok pesantren, Jumat (3/4/2020). Ini sebagai program pengabdian ke masyarakat menghadapi Covid-19.
UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang membagikan 10 bilik KAVi ( Kabut Anti Virus) ke delapan masjid dan dua pondok pesantren, Jumat (3/4/2020). Ini sebagai program pengabdian ke masyarakat menghadapi Covid-19. (SURYAMALANG.COM/Humas UIN Maliki Malang)

Sebanyak 10 bilik KAVi ( Kabut Anti Virus) buatan UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang dibagikan ke delapan masjid dan dua pondok pesantren, Jumat (3/4/2020).

Ini sebagai program pengabdian ke masyarakat menghadapi Covid-19. Masjid dan pondok tersebut berada di sekitar kampus.

Adapun lokasi masjid penerima bantuan seperti di wilayah Sumbersari, Ketawang Gede dan Merjosari.

Sedangkan pondok pesantren penerima adalah PP Anwarul Huda Pondok Pesantren Sabilurrosad Gasek.

Pembagian tersebut di hadiri oleh Rektor, wakil rector serta para pimpinan fakultas dan unit terkait.

Sedang dari masjid dihadiri para Ketua Takmir Masjid masing-masjid.

Dr Iman Tazi, pembuat bilik KAVi mengatakan bahwa bilik KAVi ini bisa membunuh kuman sampai mati.

"Caranya dengan masuk ke bilik KAVi dengan tangan diangkat biar virus yang menempel di ketiak juga mati. Begitu juga ketika masuk harus tahan nafas selama 10 detik lalu keluar," jelas Tazi pada para takmir.

Dijelaskan, kabut KAVi terbuat dari alkohol murni dicampur dengan air. Perbandingannya 1:1.

Ia berpesan, HP dan rokok tidak boleh dibawa saat masuk bilik.

Sedang Dr Sri Harini, Dekan Fakultas Saintek terpisah menyatakan bantuan ini diberikan dengan dilengkapi alkohol sebanyak lima liter.

Jika habis, diharapkan bisa diupayakan mandiri oleh masjid misalkan lewat donatur.

Ditambahkan Dr Tutik Hamidah, Ketua LP2M UIN Malang, memang sudah ada imbauan pemerintah terkait social distacing di area layanan publik, termasuk tempat ibadah.

Tapi pada pratiknya ada sejumlah masjid yang masih buka sehingga banyak jamaah salat.

Harapannya, dengan melewat bilik ini saat masuk masjid sebelum ibadah, maka bisa melaksanakan ibadah dengan tenang.

Penulis: Sarah Elnyora
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved