Virus Corona di Malang

AJI Malang Protes Rencana DPRD Kota Malang Beri Bantuan Tunai kepada Wartawan

AJI Malang menilai masih banyak masyarakat yang jauh lebih berhak dan membutuhkan bantuan yang anggaran dananya mencapai Rp 1,62 miliar itu.

SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
ILUSTRASI - DPRD Kota Malang 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang memprotes rencana Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang yang akan memasukkan daftar nama wartawan sebagai penerima bantuan penanggulangan dampak Covid-19 atau virus corona.

Dana bantuan yang akan dibagikan pada warga kota Malang itu berasal dari pengalihan anggaran makan dan minum kegiatan masa reses sebesar Rp 1,62 miliar .

Bantuan ini disebut DPRD Kota Malang sebagai bantuan penanggulangan dampak Covid-19 atau virus corona dan rencananya akan dibagikan pada warga terdampak.

Lapas Lowokwaru Malang Sudah Bebaskan 311 Napi Hanya Dalam 3 Hari, Bakal Bebaskan 450 Napi

Ada 21 Klaster Penularan Corona di Jatim, Di Malang Sumbernya Dari Peserta Seminar di Yogyakarta

Suporter Arema FC Kembali Berulah dan Berujung Denda, Aremania Jalur Gaza : Jangan Kebablasan !

“AJI Malang menilai kebijakan itu tidak tepat karena masih banyak masyarakat yang jauh lebih berhak dan membutuhkan,” terang Ketua AJI Malang, Zainuddin, Minggu (5/4/2020).

Dia mengatakan kesejahteraan dan jaminan sosial terhadap jurnalis adalah tanggung jawab perusahaan media.

Dalam Standar Perusahaan Pers, katanya, perusahaan wajib memberi gaji dan jaminan sosial kepada pekerja pers sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan, kewajiban perusahaan untuk memenuhi hak normatif diatur dalam UU Ketenagakerjaan.

“Sedangkan bantuan DPRD Kota Malang itu lebih menyerupai perlakuan ‘istimewa’ terhadap jurnalis,” sebutnya.

Zainuddin menegaskan jurnalis pada dasarnya mempunyai hak dan kewajiban sama dengan warga negara lain.

Sementara kondisi berbeda, dialami masyarakat miskin yang tidak memiliki akses sosial, ekonomi dan informasi.

“Karena itu kami berharap DPRD Kota Malang menyalurkan bantuan secara tepat sasaran dan tak disalahgunakan. Prioritas utama, penanganan Covid-19 adalah memastikan bantuan disalurkan pada masyarakat yang berhak,” kata dia.

Sebelumnya, DPRD Kota Malang berencana mengalihkan anggaran makan dan minum kegiatan masa reses sebesar Rp 1,62 miliar menjadi anggaran untuk bantuan kepada 1.800 orang, termasuk wartawan.

Estimasinya, setiap orang mendapat bantuan senilai Rp 300 ribu selama tiga bulan.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved