Berita Mojokerto

Kronologi Penemuan Bayi di Genting Rumah Warga Mojokerto, Bermula dari Suara Tangisan Malam Hari

Wanita berinisial DF (23) tega membuang bayinya di atas genting rumah warga Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

IST
Bayi hasil hubungan gelap dibuang ibu kandungnya di atas genting rumah di Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Wanita berinisial DF (23) tega membuang bayinya di atas genting rumah warga Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Diduga DF tega membuang bayinya karena malu bayi itu adalah hasil dari hubungan di luar nikah.

Lurah Sentanan, Fatoni menjelaskan bayi ini ditemukan Farida bersama suaminya Prapto.

Pasangan suami istri (pasutri) ini menemukan bayi malang itu dalam kondisi tergeletak di atas genting rumah milik Daniel pada pukul 21.05 WIB.

"Awalnya dia mendengar ada suara tangisan bayi. Lalu mereka naik ke atas genting rumah Daniel, dan menemukan bayi laki-laki tanpa busana," ujar Fatoni kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (5/4/2020).

Lalu warga membawa bayi laki-laki itu ke RSI Hasanah, Kota Mojokerto.

"Ada luka di kepala bayi itu," ungkapnya.

Pihaknya mendapat informasi bila ada warga yang dicurigai membuang bayi tersebut.

Lalu warga mendatangi rumah wanita itu.

"Wanita itu dalam kondisi lemas karena baru melahirkan. Akhirnya warga membawa wanita itu ke RS Hasanah untuk mendapat perawatan," jelasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved