Kesehatan

Terpidana Terorisme Abu Bakar Ba'asyir Ajukan Asimilasi Agar Bebas Demi Hindari Covid-19 di Penjara

Terpidana Terorisme Abu Bakar Ba'asyir Ajukan Asimilasi Agar Bebas Demi Hindari Covid-19 di Penjara

Tribunnews.com
Abu Bakar Ba'asyir 

SURYAMALANG.COM - Di tengah wabah virus corona atau Covid-19, terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir mengajukan permohonan asimilasi supaya bisa keluar dari penjara.

Hal ini dilakukan Abu Bakar Ba'asyir untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19.

Anak Ba'asyir, Abdul Rahim, menyebut permohonan itu sudah disampaikan ke Presiden Joko Widodo melalui surat pada Jumat (3/4/2020).

"Dengan situasi seperti sekarang ini kita ingin mengambil kesempatan itu untuk bisa kita gunakan, supaya beliau bisa diberikan hak asimilasinya," kata Rahim kepada wartawan, Senin (6/4/2020).

Ini Alasan Koruptor Tidak Perlu Dibebaskan saat Wabah Virus Corona, Physical Distancing di Penjara

UPDATE Virus Corona di Indonesia 6 April 2020, Total Ada 2491 Pasien yang Terinfeksi

Rahim mengatakan, ayahnya berhak menerima asimilasi karena sudah berusia lebih dari 60 tahun dan telah menjalani 2/3 masa pidananya.

Rahim berharap, pemerintah dapat mengabulkan permohonan Baasyir dengan alasan kemanusiaan karena Ba'asyir sudah berusia 81 tahun dan masih harus tinggal di LP Gunung Sindur.

Pihak keluarga juga mengkhawatirkan kondisi kesehatan Ba'asyir karena layanan kesehatan di penjara dinilai tidak memenuhi standar dan membuat Ba'asyir rentan tertular Covid-19.

"Kita minta pada pemerintah untuk memiliki kebijaksanan dan melihat sisi kemanusiannya pada beliau bisa mendapat perlindungan lebih baik dan bisa berkumpul dengan keluarga," kata Rahim.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia akan mengeluarkan dan membebaskan sekira 30.000 narapidana dan anak-anak dari tahanan dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona atau penyakit Covid-19.

Ketentuan itu diatur dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM bernomor M.HH-19.PK/01.04.04 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

Halaman
12
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved