Berita Persik Hari Ini

Lelang Jersey Penjaga Gawang Persik, Penawar Tertinggi Rp 2,1 Juta untuk Donasi Lawan Virus Corona

Jersey bernomor punggung 71 itu sekarang dimiliki oleh Muhammad Zaenal Musthofa dengan akun instagram (IG) @musthofazaenal29.

SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Media Officer Persik Anwar Bahar Basalamah sewaktu penyerahan jersey Persik kepada Zaenal Musthofa pemenang lelang, Selasa (7/4/2020) 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Manajemen Persik Kediri menetapkan pemenang lelang jersey Fajar Setya penjaga gawang Persik dengan banderol penawaran tertinggi sebesar Rp 2,1 juta.

Jersey bernomor punggung 71 itu sekarang dimiliki oleh Muhammad Zaenal Musthofa dengan akun instagram (IG) @musthofazaenal29.

Serah terima lelang jersey dilakukan di Mes Persik Jl PK Bangsa, Kota Kediri. Penyerahan jersey dari Fajar ke pemenang lelang diwakili oleh manajemen Macan Putih.

Kondisi Stadion Kanjuruhan Saat Arema FC Libur dan Liga 1 2020 Berhenti Sementara

Jadwal Istigosah Kubro Online PWNU Jatim 8 April 2020 Jam 19.30, Diikuti di Pemprov Jatim

Media Officer Persik Anwar Bahar Basalamah mengapresiasi Persikmania yang mengikuti lelang pada 2 April lalu.

Apalagi hasil lelang tersebut akan didonasikan untuk penangangan pandemi virus corona di Indonesia.

“Kami berterima kasih karena Persikmania ikut membantu melawan pandemi ini,” kata Basalamah kepada awak media, Selasa (7/4/2020).

Selanjutnya bantuan akan disumbangkan lewat Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI).

“Kami serahkan sepenuhnya kepada APPI untuk mengelolanya,” ucapnya.

Sementara Zaenal yang datang langsung ke mes Persik mengaku senang bisa memenangkan lelang. Bukan semata-mata dia mengidolakan Fajar sebagai penjaga gawang Persik.

Tetapi, misi kemanusiaan di balik lelang jersey tersebut jauh lebih penting.

“Senang bisa membantu Mas Fajar mendonasikan uang lelang untuk pandemi corona,” ungkap Persikmania asal Papar, Kabupaten Kediri ini.

Rencananya jersey kiper yang sudah lama didambakannya itu akan dipakai saat main sepak bola di kampung.

Kebetulan, Zaenal sering bermain sebagai kiper.

“Dulu saya main di tengah. Karena pernah kecelakaan, saya memilih jadi penjaga gawang,” ungkapnya

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved