Virus Corona di Jatim

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Belum Berlaku di Jatim, Termasuk Surabaya dan Malang Raya

Belum ada daerah di Jatim yang mengomunikasikan untuk pengajuan kawasan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran corona.

SURYAMALANG.COM/Sugiharto
Seorang petugas kebersihan membersihkan jalan Tunjungan Surabaya, Sabtu (28/3/2020). Penutupan jalan Raya Darmo dan Jalan Tunjungan Surabaya dilakukan karena diberlakukan Physical Distancing untuk mencegah penyebaran virus covid-19. Kota Surabaya akan menerapkan Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Belum ada daerah di Jawa Timur (Jatim) yang mengomunikasikan untuk pengajuan kawasan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran covid-19.

Sempat beredar kabar pemda di Malang Raya sedang mengajukan PSBB ke Gubernur Jatim.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengaku sudah mengecek ke kepala daerah di Malang Raya.

Menurutnya, pemda di Malang Raya belum membuat pengajuan PBSS.

"Tapi katanya akan segera dirapatkan," kata Khofifah kepada SURYAMALANG.COM, Senin (6/4/2020).

Menurutnya, penerapan PSBB tidak boleh dilakukan tanpa izin dari pemerintah pusat.

Sesuai mekanisme, pemerintah daerah mengajukan ke Pemprov, kemudian Pemprov mengajukan ke Kementerian Kesehatan.

"Syarat utamanya adalah seluruh Forkopimda harus sepakat penerapan PSBB," kata Khofifah.

Selain itu, daerah yang menerapkan PSBB harus mampu menjamin pemenuhan kebutuhan logistik di daerahnya, terutama penyediaan logistik.

"Layanan kesehatannya juga harus dihitung," kata Khofifah.

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved