Virus Corona di Jatim

Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya Perpanjang Masa Belajar di Rumah untuk Siswa

Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya menambah libur siswa karena wabah virus corona tak kunjung menurun.

SURYAMALANG.COM/Sulvi Sofiana
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Dr Ir Wahid Wahyudi MT 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya menambah libur siswa.

Sebelumnya, Pemprov Jatim mengeluarkan kebijakan masa belajar di rumah mulai tanggal 16-29 Maret 2020.

Lantas Pemprov Jatim mengeluarkan kebijakan dengan menambah masa belajar di rumah sampai 19 April 2020.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Wahid Wahyudi mengatakan perpanjangan masa belajar di rumah ini dikeluarkan seiring perkembangan COVID-19 yang masih belum menunjukkan tren menurun.

"Untuk masa belajar di rumah SMA, SMK, dan PKLK diperpanjang sampai dua pekan ke depan. Tapi, bisa sewaktu-waktu dipersingkat. Itu tergantung perkembangan situasi saja," ujar Wahid kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (7/4/2020).

Dia juga minta Dindik kota/kabupaten juga memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa.

"Selama belajar di rumah, tugas-tugas yang diberikan kepada peserta didik dalam masa belajar di rumah diprogramkan sesuai kurikulum berlaku," urainya.

Namun, tetap mempertimbangkan waktu dan tingkat kesulitan siswa, baik dalam aspek teknis maupun substansi pembelajaran.

Sehingga meminimkan aktivitas siswa untuk mengerjakan tugas di luar rumah.

"Untuk kesuksesan proses belajar di rumah, diharapkan sekolah melaporkan pelaksanaan proses pembelajaran pada setiap satuan pendidikan secara berjenjang ke dinas," lanjutnya.

Halaman
12
Penulis: sulvi sofiana
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved