Breaking News:

Virus Corona di Malang

1655 Karyawan Swasta di Kabupaten Malang Dirumahkan, Kepala Disnaker Sampaikan Sikap

Versi Disnaker, ribuan karyawan itu dirumahkan dalam artian perusahaan menerapkan sistem shift atau kerja bergantian dari perusahaan.

SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang Yoyok Wardoyo 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sebanyak 1.655 karyawan atau tenaga kerja di kabupaten Malang dirumahkan oleh perusahaan di tengah kondisi merebaknya wabah virus corona.

Ribuan karyawan yang dirumahkan itu berasal dari 15 perusahaan di Kabupaten Malang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo menerangkan, ribuan karyawan itu dirumahkan dalam artian perusahaan menerapkan sistem shift atau kerja bergantian dari perusahaan.

Disnaker Kabupaten Malang Tak Larang Perusahaan PHK Pegawainya, Wabah Corona Dianggap Force Majeure

Peta Penyebaran Corona (Covid-19) Malang Raya 8 April 2020 hingga Kecamatan, Termasuk Kota Batu

"Ini tak berarti berlaku selamanya, tapi lewat mekanisme shift. Karyawan bergantian kerjanya. Hari ini masuk, serta besok libur jadi bergantian seperti itu," terang Yoyok ketika dikonfirmasi.

Mantan anggota TNI ini berpesan kepada seluruh perusahaan di Kabupaten Malang, agar mengedepankan musyawarah mufakat. Antara manajemen perusahaan dan serikat pekerja.

"Solusi harus yang sudah disepakati kedua belah pihak. Ini juga menyangkut sistem upah yang diberikan kepada pegawainya," jelas Yoyok.

Karena wabah corona adalah termasuk situasi force majeure, Yoyok menuturkan pemberian upah tergantung pada kemampuan perusahaan.

"Tergantung bagaimana kesepakatannya. Entah itu dibayar 50 persen atau libur ikhlas (tidak dibayar). Mengingat juga sebagaimana kemampuan perusahaan," kata Yoyok.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved