Berita Tulungagung Hari Ini
Datang ke Masjid Tulungagung Sambil Bawa Sangkur, Ternyata Pria Asal Kediri Ini Adalah Maling
Kamim Tohari (40) membawa sangkur berbentuk pistol saat datang masjid di Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung
Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Kamim Tohari (40) membawa sangkur berbentuk pistol saat datang masjid di Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, Senin (6/4/2020).
Ternyata pria asal Desa/Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri ini adalah maling yang mencoba mencuri barang jemaah.
"Kami sudah menahan tersangka. Kami akan akan jerat tersangka dengan UU Darurat," terang AKP Hendi Septiadi, Kasatreskrim Polres Tulungagung kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (7/4/2020).
Hendi mengungkapkan Kamim ada di lingkungan masjid itu saat waktu salat.
Ternyata Kamim berusaha mengambil barang jamaah yang ada di dalam jok motor.
Akhirnya warga menangkap Kamim, dan menyerahkannya ke polisi.
"Ternyata saat datang ke lokasi, tersangka membawa mobil sewaan. Kami menemukan sangkur di dalam mobil itu," ujar Hendi.
Sekilas senjata yang dibawa Kamim sangat mirip dengan pistol.
Bahkan senjata itu juga dilengkapi dengan sarung pistol yang biasa dipakai polisi.
Saat ujungnya dicabut, ada bilah tajam sangkur di baliknya.
"Jadi, tersangka masih sebatas upaya pencurian, dan belum berhasil. Tapi dia bisa kami jerat dengan UU Darurat karena membawa senjata tajam," tutur Hendi.
Polisi masih mendalami motif Kamim memodifikasi pisau tajam itu berbentuk mirip senjata api genggam.
Polisi juga mendalami keterangan warga bahwa sering terjadi pencurian barang milik jemaah di masjid itu pada awal Januari 2020.
Diduga sebelumnya Kamim pernah beraksi, sehingga hapal dengan situasi di sekitar masjid.
Polisi juga mengamankan mobil Honda Brio Satya nopol AG 481 AQ yang dibawa Kamim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/sangkur-berbentuk-pistol-yang-disita-anggota-polres-tulungagung.jpg)