Breaking News:

Virus Corona di Jatim

117 Warga Jatim Terdampak Corona Sudah Dapat Relaksasi Kredit, Begini Penjelasan OJK Jatim

Sebanyak 117 debitur terdampak covid-19 di Jatim mendapatkan relaksasi kredit dari pemerintah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: isy
fatimatuz zahro/suryamalang.com
Bambang Muktiriyadi, Kepala OJK Regional IV Jatim (paling kanan) dalam konferensi pers di Gedung Grahadi, Jumat (10/4/2020) petang 

“Kami OJK dan APPI di Jatim berkomitmen untuk mendukung spirit POJK yang telah dikeluarkan. Pada intinya POJK ini untuk meringankan beban dari debitur atau masyarakat yang terdampak,” tegasnya.

Terkait siapa saya yang bisa mendapatkan relaksasi kredit dikatakan Bambang sesuai dengan aturan POJK mereka yang berhak menerima adalah mereka yang usahanya terdampak covid-19.

Mereka memiliki kredit, besarannya harus di bawah Rp 10 miliar.

“Mereka yang masuk kategori terdampak Yaitu yang usahanya bahan bakunya dari Tiongkok dan distop lalu tutup maka itu masuk terdampak. Lalu juga yang termasuk adalah para ojek online. Tapi pada prakteknya assessment dilakukan bank, tapi yang terdampak harus yang memang terdampak setelah corona ya, bukan yang sudah macet duluan,” tegasnya.

Bentuk keringanan yang tepat apakah keringanan angsuran atau penambahan waktu angsuran hal itu dibicarakan oleh bank dan debitur.

"Bentuk relaksasi ini paling lama diberlakukan selama setahun akan tetapi bisa diperpanjang kalau memang dibutuhkan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved