Berita PSHW Hari Ini

Pengunduran Diri Ratu Tisha Disayangkan, Presiden Klub PS HW Sebut Prestasi Eks Sekjen PSSI Itu

Presiden klub PS Hizbul Wathan, Dhimam Abror Djuraid menyayangkan keputusan Ratu Tisha Destria yang mundur dari kursi Sekretaris Jenderal PSSI

SURYAMALANG.COM/Taufiqur Rochman
Presiden Klub PS Hizbul Wathan, Dhimam Abror Djuraid. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pengunduran diri Ratu Tisha Destria dari jabatan sebagai Sekjen PSSI masih mengalirkan bermacam pendapat dari klub-klub peserta kompetisi PSSI.

Komentar yang menyayangkan pengunduran diri sosok perempuan di tubuh PSSI itu muncul dari salah satu klub pendatang baru di Liga 2 asal Jawa Timur, PS Hizbul Wathan atau PSHW.

Presiden klub PS Hizbul Wathan, Dhimam Abror Djuraid menyayangkan keputusan Ratu Tisha Destria yang mundur dari kursi Sekretaris Jenderal PSSI sejak hari Senin (13/4/2020) lalu.

Menurut Dhimam, di situasi tidak menentu seperti ini, seharusnya PSSI harus mengambil sikap untuk semakin merapatkan barisannya.

Pasalnya, Dhimam menambahkan, Induk organisasi sepak bola Tanah Air itu kini tengah diberi ujian dengan banyaknya persoalan.

"Sangat disayangkan, di saat PSSI menghadapi situasi yang sulit seperti sekarang, seharusnya ada soliditas di internal PSSI, sekarang kompetisi mandeg total belum tahu sampai kapan akan dibuka lagi, apalagi PSSI juga menghadapi protes dari APPI, situasi sulit ini sedang dihadapi PSSI," terang Dhimam Abror Kamis (16/4/2020).

Seperti diketahui, Ratu Tisha Destria secara resmi telah keluar dari struktur organisasi PSSI, setelah ia mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun Instagram miliknya Senin (13/4/2020) kemarin.

Kendati begitu, Dhimam Abror tidak menampik bahwa kontribusi Ratu Tisha di PSSI tergolong besar.

Bagi Dhimam, salah satu prestasi terbesar Ratu Tisha bagi persepakbolaan Tanah Air, ialah sukses menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada tahun 2021 mendatang.

"Apapun Ratu Tisha sudah membawa perubahan di PSSI, di bidang kompetisi senior, kompetisi elite usia muda, di perwasitan, kepelatihan, dan juga di level internasional punya lobi bagus dengan asosiasi internasional, khususnya FIFA, sehingga kita bisa jadi tuan rumah piala dunia usia 20 tahun 2021," tutup Dhimam.

(Taufiqur Rochman)

Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved