Breaking News:

Berita Mojokerto Hari Ini

Kades di Mojokerto 2 Kali Terlibat Penipuan Penerimaan CPNS dengan Tarif Ratusan Juta, Kini Ditahan

Kepala Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto menjanjikan kepada korbannya dapat membantu meloloskan seleksi CPNS dengan imbalan uang

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Dyan Rekohadi
TribunMedan.com
ILUSTRASI - Kasus Penipuan CPNS . Seorang Kepala Desa di Mojokerto dua kali diduga terlibat penipuan menjanjikan lolos CPNS 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Mojokerto akhirnya menahan seorang kepala desa yang diduga terlibat penipuan dan penggelapan berkedok penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Mojokerto.

Tersangka adalah AM (70) yakni Kepala Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Dia menjanjikan kepada korbannya dapat membantu meloloskan seleksi CPNS dengan imbalan uang ratusan juta.

Sedangkan, pelapor bernama Efendi Hariyanto (58) warga Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Dewa Putu Prima menjelaskan penyidik telah beberapa kali melayangkan surat pemanggilan tersangka namun yang bersangkutan tidak hadir.

Oleh sebab itu, pihaknya bertindak tegas sesuai prosedur yaitu menjemput paksa tersangka yang saat itu berada di Balai Desa Ngrame pada Kamis (9/4/2020) pukul 12.00 WIB.

"Tersangka dipanggil dua kali tidak hadir akhirnya penyidik melakukan penangkapan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut," ujarnya saat dikonfirmasi SURYAMALANG.COM, Jumat (17/4/2020).

Ia mengatakan modus tersangka yakni menjanjikan anak dari pelapor bisa lulus seleksi CPNS formasi guru.

Kemudian, tersangka meminta biaya senilai Rp.140 juta.

Pelapor memberikan uang sesuai nominal yang diminta oleh tersangka dengan harapan anaknya bisa menjadi guru PNS.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved