Travelling

Mulai Daya Magis sampai Gisela, Ini Daftar Minuman Tak Biasa di Black Canyon Tunjung Plaza Surabaya

Black Canyon Coffee memiliki cara berbeda untuk membuat empon-empon menjadi minuman rasa manis nan kekinian.

Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/AHMAD ZAIMUL HAQ
Black Canyon Coffee memiliki cara berbeda untuk membuat empon-empon menjadi minuman rasa manis nan kekinian. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Black Canyon Coffee memiliki cara berbeda untuk membuat empon-empon menjadi minuman rasa manis nan kekinian.

"Umumnya empon-empon dibuat menyerupai jamu, hangat, dan rasanya murni yang dihasilkan oleh rempah-rempah itu sendiri."

"Tapi, di sini lebih menciptakan rasa seperti tidak mirip jamu tapi memiliki manfaat utuh," ungkap Juli Fitrianto, Barista Black Canyon Coffee kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (17/4/2020).

Black Canyon Tunjungan Plaza Surabaya menyajikan lima menu minuman empon-empon, yaitu Bertemu (beras kencur dan temulawak), Daya Magis (lidah buaya dan kulit manggis), Mulang (temulawak dan alang-alang), Gisela (kulit manggis dan rosela), dan Serawak (rosela dan temulawak).

Selain dikemas dengan nama unik, lima menu tersebut memiliki manfaat berbeda.

Misalnya, minuman berbahan utama berupa beras kencur dan temulawak ini mampu meningkatkan stamina dan sebagai antioksidan dalam tubuh.

:Kami membuat minuman ini dengan sajian dingin dan manis agar minum jamu tetap enak," sambung Juli.

Dalam pembuatannya, mula-mula beras kencur dan kunyit asam yang sudah menjadi bubuk dicampur ke dalam satu wadah yang sama.

"Bisa ditambah perasan jeruk nipis sedikit agar rasanya segar, mungkin sekitar 10 mililiter. Kemudian ditambah air dan parutan es batu, lalu dibelender," jelasnya.

Juga ada minuman empon-empon bercita rasa manis dicampur bahan yang jarang digunakan, yaitu lidah buaya dan kulit manggis.

Minuman ini diberi nama Daya Magis.

Minuman empon-empon ini memiliki khasiat sebagai detoks dan meningkatkan imunitas dengan rasa manis nan kekinian.

Minuman ini dapat menjadi alternatif bagi orang yang tidak tertarik minum jamu.

"Sebenarnya saya tidak terlalu suka jamu karena saya tidak suka pahit. Tapi minuman ini rasanya tidak pahit. Malahan minuman ini terasa segar, dan tekstur lidah buaya juga enak bangat," ungkap Dheenaz Malvinas, seorang pengujung.(Mayang Essa)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved