Berita Gresik Hari Ini

7 Fakta Cewek Asal Surabaya Buat Skenario Diperkosa Hingga Rela Melucuti Bajunya di Depan Warga

Fakta Cewek Asal Surabaya Buat Skenario Diperkosa Hingga Rela Melucuti Bajunya demi mencuri rokok

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi

SURYAMALANG.com - Simak rangkuman fakta tentang cewek asal Surabaya yang melucuti pakaian lalu  mengaku diperkosa di warung kopi Gresik.

Sumiati, cewek berusia 38 tahun asal Gadukan Timur, Surabaya rela melucuti pakaiannya demi mendapatkan berbungkus-bungkus rokok.

Sumiati ini mencuri rokok sambil membawa senjata tajam. Ia berhasil masuk ke dalam warung dengan membobol dinding warkop yang terbuat dari papan triplek.

Berikut rangkuman faktanya dilansir dari SURYAMALANG dalam artikel Kronologi Cewek Asal Surabaya Melucuti Pakaian Lalu Mengaku Diperkosa di Warung Kopi Gresik

1. Demi Rokok

Sumiati wanita berusia 38 tahun asal Gadukan Timur, Surabaya rela melucuti pakaiannya demi mendapatkan berbungkus-bungkus rokok.

Peristiwa itu terjadi Jumat, 17 April 2020 di sebuah warung kopi di jalan Kalimantan, Gresik Kota Baru (GKB).

2. Kronologi

Kala itu dia hanya berbekal obeng.

Dan, setelah masuk ke dalam, tersangka menutup CCTV di dalam warung kopi itu.

Saat di dalam, tersangka mencuri banyak sekali rokok.

Tapi, aksi itu kemudian diketahui pemilik warung, Syahril (48) yang curiga jika tidak bisa mengakses CCTV dari dalam rumah.

3. Aksinya Diketahui

Aksi itu kemudian diketahui pemilik warung, Syahril (48) yang curiga jika tidak bisa mengakses CCTV dari dalam rumah.

Kepada SURYAMALANG.COM, Syahril mengaku terkejut begitu menyalakan lampu karena melihat warungnya dalam kondisi rusak.

Warung dengan cat kuning merah itu juga berlubang seperti bekas dibobol orang.

Sumiati, tersangka pencurian rokok di Gresik yang melucuti pakaiannya dan bikin skenario sebagai korban pemerkosaan.

Sumiati, tersangka pencurian rokok di Gresik yang melucuti pakaiannya dan bikin skenario sebagai korban pemerkosaan. Dan, seketika itupula Syahril melihat Sumiati. Syahril lalu berteriak maling.

4. Modus Diperkosa

seketika itupula Syahril melihat Sumiati. Syahril lalu berteriak maling.

Dan yang terjadi berikutnya amat mengejutkan. Sumiati malah membuka baju yang ia kenakan dan berteriak-teriak.

Dia mengaku menjadi korban pemerkosaan sambil berlari-lari.

Warga yang berkumpul di sana tak lantas percaya.

Tambah lagi, ketika Sumiati dikejar oleh Syahril, pemilik warung yang dijarah, ada orang lain yang menyaksikan.

Sumiati berteriak-teriak mengaku akan diperkosa, tapi warga tidak memercayainya.

5. Perlawanan saat ditangkap

Sumiati sempat melawan warga saat hendak ditangkap.

Perlawanan ini yakni Sumiati menggunakan pisau sambil diacung-acungkan.

6. Saksi Mata

Rizal, salah satu saksi mata, menjelaskan pelaku saat itu berada di dalam warung.

Dia lantas keluar saat ketahuan korban (pemilik warung) dan warga.

Begitu pelaku keluar malah teriak-teriak seakan-akan telah diperkosa oleh pemilik warung.

"Pelaku sempat berontak dan melawan. Bahkan mengambil pisau yang ada di dalam warung untuk menakut-nakuti," ujar Rizal kepada SURYAMALANG.COM.

Rizal ikut dalam penangkapan saat tersangka melepaskan pakaiannya. Namun akhirnya perempuan tersebut bisa diamankan warga.

"Trik menipu warga dengan pura-pura diperkosa nggak dihiraukan. Setelah diamankan langsung diserahkan ke Polsek Manyar," terang Rizal kepada SURYAMALANG.COM.

Begitu ketahuan, Sumiati membuat trik yang berujung di terali jeruji besi Polsek Manyar, Polres Gresik.

Kanit Reskrim Polsek Manyar, Ipda Suhari mengatakan pelaku saat ini dalam pemeriksaan.

Pelaku diketahui berasal dari Gadukan Timur, Surabaya.

"Pelaku berprofesi sebagai pedagang asongan, masih kita lakukan pemeriksaan," kata Suhari.

7. Modus Pencuriaan

Diketahui niat tersangka mencuri adalah untuk kulakan.

Barang curian berupa rokok itu rencananya akan dijual lagi.

"Rencananya barang curiannya itu mau dijual lagi," imbuh Suhari.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya, 117 bungkus rokok berbagai merek dan uang Rp 156 ribu.

"Total kerugian ditaksir mencapai Rp 2,6 juta," terangnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved