Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Kisah Pilu Cewek Surabaya, Aborsi Seusai Pacar Kabur, Kini Harus Mendekam di Penjara

Cewek berinisial EZ harus mendekam di penjara karena mengaborsi kandungannya di Surabaya.

Editor: Zainuddin
Youtube
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Cewek berinisial EZ harus mendekam di penjara karena mengaborsi kandungannya di Surabaya.

Sedangkan ayahnya berinisial M yang membantu proses aborsi, harus mendekam di penjara selama tiga tahun.

Majelis hakim membacakan vonis untuk bapak dan anak itu dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Senin (20/4/2020).

Selain itu, bapak dan anak ini juga dikenai denda sebesar Rp 60 juta.

Jika tidak sanggup membayar denda, maka diganti pidana kurungan selama satu bulan.

Majelis hakim menyebtukan pertimbangan yang memberatkan terdakwa adalah menghilangkan nyawa bayi.

Majelis hakim juga menilai perbuatan dua tersangka itu telah meresahkan masyarakat.

Pertimbangan yang meringankan adalah terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya.

Terdakwa dinyatakan telah melanggar Pasal 80 ayat 3 UU 35/2014 tentang Perlindungan Anak.

Selain itu, terdakwa M juga dianggap melanggar Pasal 343 KUHP, dan terdakwa EZ melanggar Pasal 342 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved