Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Kisah Pilu Cewek Surabaya, Aborsi Seusai Pacar Kabur, Kini Harus Mendekam di Penjara

Cewek berinisial EZ harus mendekam di penjara karena mengaborsi kandungannya di Surabaya.

Editor: Zainuddin
Youtube
Ilustrasi. 

Jaksa dan terdakwa sama-sama menerima vonis tersebut.

"Saya menerima saja, Yang Mulia. Saya menyesal," ujar terdakwa M.

Vonis ini lebih ringan daripada tuntutan jaksa.

Sebelumnya, jaksa Meli menuntut terdakwa M dengan pidana 5 tahun penjara, dan denda Rp 60 juta subsider tiga bulan kurungan.

Sedangkan terdakwa EZ dituntut pidana 3 tahun penjara, dan denda Rp 60 juta subsider tiga bulan kurungan.

Ayah dan anak ini menggugurkan janin dalam kandungan di rumahnya di Genteng, Surabaya pada 15 September 2019.

Modusnya, terdakwa EZ makan nanas dan minum minuman bersoda setiap hari.

Harapannya, nanas dan minuman soda itu bisa menggugurkan kandungan.

Akhirnya EZ kontraksi di dalam kamar rumahnya menjelang subuh.

Lalu terdakwa M mengurut perut EZ sehingga sang bayi bulan keluar. Namun, bayi itu sudah dalam kondisi mati.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved