Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pengacara 3 Pemuda Malang yang Ditangkap Karena Diduga Vandalisme dan Anarko Merasa Aneh ke Penyidik

Pengacara tiga pemuda yang diduga melakukan tindakan vandalisme & terkait kelompok Anarko menganggap ada hal aneh pada penyidik Polresta Malang Kota

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: isy
Aminatus Sofya/TribunJatim.com
Kuasa Hukum tiga pemuda di Malang yang ditangkap lantaran diduga melakukan aksi vandalisme dan terkait kelompok Anarko. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kuasa hukum tiga pemuda yang diduga melakukan tindakan vandalisme dan terkait kelompok Anarko, Lukman Hakim, menganggap ada hal aneh pada penyidik Polresta Malang Kota. Lukman mengklaim pihaknya tidak diperbolehkan mendapat salinan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari Polresta Malang Kota.

“Padahal hak tersangka untuk mendapat BAP diatur dalam Pasal 72 KUHP. Malah kuasa hukum diminta untuk membuat surat permohonan permintaan BAP kepada Kapolresta. Ini kan aneh,” ucap Lukman, kepada TribunJatim.com, Rabu (22/4/2020).

Dia menambahkan pasal yang disangkakan kepada tiga kliennya juga tidak tepat. Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan, misalnya, ia nilai sebagai delik materiil yang harus dibuktikan dulu keberhasilan penghasutannya.

“Jadi kalau mau pakai pasal itu, harus dibuktikan dulu, kelompok mana yang berhasil dihasut. Bukan dia corat-coret kemudian dipakai pasal penghasutan,” terangnya.

Sampai saat ini, kata Lukman, dia hanya bisa bertemu dengan tiga orang kliennya sebanyak satu kali yakni saat pembuatan BAP.

Namun, karena pembuatan BAP dilakukan di ruangan berbeda, ia tidak mengetahui hal apa saja yang disampaikan.

“Karena itu BAP ini salah satu kunci bagi kami untuk memberikan pembelaan sesuai dengan ketentuan hukum yang ada,” tutupnya.

Sebagai informasi, Polresta Malang Kota menangkap tiga orang yang dituduh kelompok Anarko.

Kepala Kepolisian Resort Kota Malang Komisaris Besar Leonardus Simarmata mengatakan tiga orang itu diduga melakukan aksi vandalisme di 33 titik lokasi di Malang Raya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved