Nasional

Susi Pudjiastuti Buka Suara Soal Pencoretan dari Kabinet Jokowi Jilid 2, Keras Terhadap Maling Ikan

Susi Pudjiastuti Buka Suara Soal Pencoretan dari Kabinet Jokowi Jilid 2, Keras Terhadap Maling Ikan

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
FOTO ARSIP - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, memberikan sambutan dalam rangkaian kegiatan Program Jaring bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Pantai Sendang Biru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Jumat (13/11/2015). 

SURYAMALANG.COM - Banyak yang kaget ketika nama Susi Pudjiastuti tidak masuk dalam kabinet pimpinan Presiden Jokowi jilid 2.

Padahal, kinerja Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan pada jilid 1 banyak mendapat pujian dari warga.

Terkait 'terdepaknya' dari kabinet jilid 2, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu pun buka suara.

Susi Pudjiastuti akhirnya bicara blak-blakan mengapa dia tak lagi dipilih menjabat sebagai menteri di periode kedua kepemimpinan Presiden Jokowi.

Edhy Prabowo dan Susi Pudjiastuti saat serah terima jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan, Rabu (23/10/2019).
Edhy Prabowo dan Susi Pudjiastuti saat serah terima jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan, Rabu (23/10/2019). (Kompas.com)

Susi yang kerap berkomunikasi dengan netizen di jagat raya twitter mengungkapkan alasan dirinya tak terpilih lagi menjadi menteri di Kabinet Jokowi usai warganet bertanya kepada Susi.

Pertanyaan awalnya diutarakan oleh akun @DinoSantana8.

Dia agaknya penasaran mengapa Susi tak dipilih lagi menjadi menteri, menolak usai ditawari atau justru tak ditawari lagi.

Dia pun memberikan asumsi Susi memang tidak ditawari masuk dalam kabinet.

Alasannya karena Susi keras terhadap pelanggaran oleh kapal asing yang ditenggelamkan hingga berujung menghambat Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN) di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).

"Mf ibu skdr bertnya. Knp ibu tdk lagi masuk dlm kabinet? Tidak ditawari atw ditawari ibu tolak? Asumsi sy (mf klw slh), ibu tdk ditawari krn ibu keras trhdp pelnggrn oleh kpal asing, asing mmbrikn tekanan trhdp pemerintah kehilangan duit investor, menghambat KKN di bea cukai," tulis @DinoSantana8.

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved