Nasional

Buntut Pernyataan Kontroversi Bisa Hamil di Kolam Renang, Sitti Hikmawatty Dinilai Langgar 4 Prinsip

Ketua Dewan Etik KPAI, I Dewa Gede Palguna menilai Komisioner KPAI, Sitti Hikmawatty melanggar kode etik pejabat publik.

SURYAMALANG.COM - Ketua Dewan Etik Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), I Dewa Gede Palguna menilai Komisioner KPAI, Sitti Hikmawatty melanggar kode etik pejabat publik.

Pelanggaran itu terkait pernyataan bahwa perempuan dapat hamil di kolam renang, yang menuai kontroversial dan respons dari berbagai kalangan beberapa waktu lalu.

Dilansir dari video yang diunggah di kanal YouTube KompasTV pada Sabtu (25/4/2020), I Dewa Guna menilai Sitti masih bersikeras dengan anggapan bahwa dia hanya tidak tepat menyampaikan pernyataan itu yang seharusnya berada di forum ilmiah.

"Tetapi ternyata yang bersangkutan tetap beranggapan bahwa dia hanya tidak tepat menyampaikan pernyataan itu," kata I Dewa.

"Yang dimaksud tidak tepat menurut yang bersangkutan adalah mestinya 'saya menyampaikan ini di forum ilmiah'."

"Berarti yang bersangkutan tetap meyakini pernyataan itu sebagai pernyataan yang benar. Di situ persoalannya," paparnya.

I Dewa berkesimpulan Sitti Hikmawatty melanggar empat prinsip etika pejabat publik.

Pertama, adalah prinsip integritas.

Dia menilai Sitti tidak memberi keterangan jujur di hadapan dewan etik perihal tidak adanya referensi maupun argumentasi ilmiah yang mendukung pernyataan tersebut.

Kemudian, Sitti Hikmawatty tidak berbesar hati mengakui kesalahan telah melontarkan pernyataan yang tidak didukung referensi ilmiah.

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved