Kesehatan

Gerakan Plank, Olahraga Ringan untuk Kencangkan Otot Perut dan Lengan

Karena tidak butuh banyak gerak yang menguras tenaga, plank termasuk olahraga yang cocok dilakukan selama puasa.

Editor: Zainuddin

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Plank termasuk olahraga statis yang bisa dilakukan sendirian di rumah.

Karena tidak butuh banyak gerak yang menguras tenaga, plank termasuk olahraga yang cocok dilakukan selama puasa.

Plank memiliki fungsi untuk memperkuat otot di beberapa bagian seperti lengan dan paha.

Namun untuk mendapat hasil yang maksimal, plank harus dilakukan dengan tepat.

Influencer Healthy Life, Vivian Junita mengatakan plank banyak dilakukan karena dapat menguatkan otot perut dan lengan.

Dalam penerapannya, masih banyak yang salah mengaplikasikan gerakan plank, terutama bagi pemula.

"Plank yang benar itu adalah mengaktifkan otot perut ketika melakukan gerakan. Namun biasanya di awal-awal yang dipakai untuk menopang paha, bukan perut."

"Jadi bagian otot perut malah tidak kena," kata Vivian kepada SURYAMALANG.COM, Senin (27/4/2020).

Menurutnya, gerakan plank yang salah akan membuat bagian tubuh lain seperti paha akan bekerja lebih keras sehingga lebih cepat pegal.

"Kalau menahan pakai paha, itu gerakannya tidak tepat, yang benar harusnya pakai perut. Awal-awal untuk pembiasaan tidak apa nanti lama-lama akan bisa mengaktifkan otot perut," ujarnya.

Dalam melakukan gerakan plank, posisi perut harus lurus, dan tidak boleh terlalu ke atas atau ke bawah.

Gerakan plank dapat dilakukan selama 30-40 detik atau tergantung seberapa kuat.

Vivian menyarankan pemula melakukan dua variasi plank, yakni elbow plank dan full plank.

Elbow plank dilakukan dengan posisi tengkurap dengan badan bertumpu pada lengan bawah dan jari kaki.

Pada elbow plank, otot perut dan lengan akan diaktifkan sehingga membuat keduanya lebih kencang.

"Di posisi ini, punggung tidak boleh melengkung, harus lurus. Posisi perut tidak boleh turun," kata Certified in Functional Training Academy by APKI (Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia) ini.

Berbeda dengan elbow plank yang bertumpu pada lengan bawah, full plank dapat dilakukan sedikit lebih mudah.

Pada gerakan full plank, badan akan bertumpu di dua telapak tangan dan lutut, sehingga badan akan lebih terangkat.

"Full plank dilakukan dengan cara memposisikan telapak tangan di bawah bahu. Dilanjutkan dengan mengangkat lutut dan menarik perut," kata Vivian.(Melia Luthfi Husnika)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved