Breaking News:

Virus Corona di Jatim

Bawaslu Jatim Larang Petahana Gunakan Bansos Covid-19 Jadi Alat Kampanye, Masyarakat Bisa Lapor

Selain dari petahana, juga ada yang kepala dinas, dan sejumlah jabatan pemerintahan lainnya yang akan bertarung di Pilkada yang diperingatkan.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Dyan Rekohadi
Tribun Batam
Logo Bawaslu. Bawaslu Jatim memperingatkan petahana untuk tidak memanfaatkan bantuan sosial Covid-19 sebagai media kampanye Pilkada 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur mengingatkan para kepala daerah untuk tidak menggunakan bantuan sosial sebagai media kampanye.

Peringatan itu utamanya ditujukan bagi para petahana yang akan kembali mencalonkan di Pilkada.

Komisioner Bawaslu Jawa Timur, Aang Kunaifi menjelaskan hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan atau pun temuan soal dugaan penyalahgunaan Bansos.

"Sejauh ini belum ada. Namun, sangat mungkin," kata Aang kepada SURYAMALANG.COM ketika dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (29/4/2020).

Aang menjelaskan bahwa dari 19 daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada, ada sejumlah petahana yang berpotensi akan kembali bertarung. Baik yang saat ini menjabat sebagai kepala daerah, maupun wakil kepala daerah.

Selain dari petahana, juga ada yang kepala dinas, dan sejumlah jabatan pemerintahan lainnya.

"Mengingat, di 19 kabupaten dan kota yang akan Pilkada, ada calon dari Petahana. Hal ini harus diwaspadai," kata Aang tanpa merinci daerah mana yang ia maksud.

Untuk mengefektifkan himbauan tersebut, rencananya pihaknya akan berkirim surat kepada masing-masing kepala daerah.

Isinya, meminta mereka tidak mempolitisasi Bansos covid-19. "Kami targetkan pekan ini surat akan segera dikirim," kata Aang.

Menurutnya, ada beberapa indikasi politisasi bansos covid-19, di antaranya pemasangan foto, nama, dan slogan tertentu, serta indikasi lainnya yang terpasang di barang yang dibagikan pemerintah.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved