Virus Corona di Kota Batu

Dewanti Ingin Jalan Dewi Sartika Kota Batu Ditutup Sementara, akan Dijadikan Pasar Pagi

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, menginginkan agar Jalan Dewi Sartika ditutup sementara untuk digunakan sebagai pasar pagi

SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko 

SURYAMALANG.COM, BATU – Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, menginginkan agar Jalan Dewi Sartika ditutup mulai pukul 03.00-06.00 WIB. Selama penutupan, jalan yang kosong akan ditempati pedagang. Hal itu dilakukan agar kegiatan pasar pagi dapat menerapkan penjarakan fisik atau physical distancing.

“Saya sudah minta kepada Dishub dan Dinas Pasar agar Jalan Dewi Sartika ditutup sementara sehingga orang berjualan itu di jalanan. Hanya di pasar pagi,” ujar Dewanti.

Dikatakannya, realiasasi rencana tersebut akan diupayakan dalam waktu cepat. Hal itu dilakukan penting dilakukan karena Dewanti menilai kegiatan pasar pagi sangat ramai oleh warga.

“Sekarang ini, kondisi pasien corona di Kota Batu tak ada kenaikan, tetap di angka tiga pasien. Namun, sekarang ini keberadaan pasar masih kurang,” ujarnya.

Dewanti juga menjelaskan terkait rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Kota Batu.

Katanya, kepentingan PSBB Kota Batu agar ada payung hukum yang jelas.

Sebelum ada PSBB, menurut Dewanti, Kota Batu telah melaksanakan prinsip-prinsip PSBB.

“Yang jelas kami tiga kepala daerah sepakat pengajuan PSBB tapi menunggu gubernur dan Menkes. Sebetulnya kami tidak diberlakukan PSBB, kami sudah lebih dari memberlakukan. Penutupan hotel itu sudah luar biasa, di PSBB saja tidak ada se Indonesia ada yang menutup hotel kecuali Batu,” kata Dewanti.

Sejumlah kebijakan telah dilakukan di Kota Batu jauh-jauh hari untuk meminimalkan potensi penularan virus Covid-19.

Penutupan hotel, tempat wisata, alun-alun dan termasuk imbauan untuk beribadah di rumah telah dikeluarkan.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved