Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Berlaku Mulai Besok, Ini Daftar Sanksi Bagi Pelanggar PSBB Surabaya Raya

Polda Jatim akan memberlakukan sanksi bagi pelanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Surabaya Raya mulai Jumat (1/5/2020).

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Polda Jatim akan memberlakukan sanksi bagi pelanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Surabaya Raya mulai Jumat (1/5/2020).

Sanksi ini beragam, mulai sanksi pidana berupa mengganggu ketertiban umum, melawan petugas, sampai UU tentang Wabah Penyakit.

Petugas masih memprioritaskan menggugah kesadaran masyarakat melalui sosialisasi dan imbauan persuasif selama tiga hari sejak pemberlakuan PSBB Surabaya mulai Selasa (28/4/2020).

Petugas baru memberlakukan sanksi mulai besok.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan petugas bakal memberlakukan sanksi kepada pelanggar PSBB melalui tiga tahapan.

Tahap pertama, memberi imbauan. Tahap kedua, memberi imbauan dan teguran. Tahap ketiga, teguran disertai tindakan hukum.

Peraturan Gubernur (Pergub) Jatim dan aturan turunannya juga memberi wewenang kepada penegak hukum untuk melakukan serangkaian tindakan sesuai peraturan yang berlaku.

"Pergub, Perwali, dan Perbup tidak mengacu pada sanksi pidana. Karena peraturan daerah, maka hukumannya adalah administrasi, imbauan, teguran, dan serangkaian tindakan yang sifatnya bukan fisik," kata Trunoyudo kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (29/4/2020).

Tapi bagi pelanggar jam malam, pihaknya bisa menerapkan sanksi pidana terkait ketertiban umum.

"Peraturan jam malam yang dilanggar dan kebut-kebutan bisa dijerat aturan terkait ketertiban umum."

"Misalnya kalau sudah diingatkan beberapa kali dan melawan petugas, kami bisa menerapkan penerapan Pasal 212, 216, dan 218 KUHP," jelasnya.

Termasuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih beraktivitas di luar rumah, maka dapat dikenakan hukuman sesuai UU 4/1984 tentang wabah penyakit.

"ODP atau PDB yang tidak mentaati, patut diduga dia akan menularkan. Kami kenakan UU 4/1984 tentang wabah penyakit," terangnya.(Luhur Pambudi)

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved