Breaking News:

Kesehatan

Serangan Virus Corona di Jepang Kian Parah, Pemerintah Setempat Perpanjang Status Darurat Covid-19

Serangan Virus Corona di Jepang Kian Parah, Pemerintah Setempat Perpanjang Status Darurat Covid-19

Editor: eko darmoko
ISSEI KATO/REUTERS
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sedang mengenakan masker saat hendak berbicara di hadapan media pada Senin (6/4/2020), terkait penanganan virus corona. 

SURYAMALANG.COM - Serangan virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19 tak pandang bulu.

Virus yang terdeteksi pertama kalinya di Wuhan, China ini, menjalar ke negara-negara lainnya.

Tak peduli negara maju atau berkembang. Semuanya disikat rata, termasuk Jepang.

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, diyakini bakal memperpanjang masa status darurat negaranya untuk memerangi virus corona atau Covid-19.

Kondisi itu awalnya hanya mencakup tujuh region yang dianggap paling terdampak pada 7 April, sebelum kemudian diterapkan di seluruh negara.

Masa status darurat selama sebulan itu bakal berakhir pada 7 Mei, atau ketika publik Jepang tengah menjalani liburan Pekan Emas.

Diprediksi, Shinzo Abe bakal memperpanjang status itu paling tidak hingga akhir mei, atau kembali satu bulan sampai 6 Juni mendatang.

Dalam keterangannya di hadapan parlemen Kamis (39/4/2020), Shinzo Abe menyatakan bahwa sistem kesehatan negara terus menghadapi "situasi yang sangat sulit".

Sebelumnya pada Rabu (29/4/2020), dia menyatakan bahwa mereka masih terus mengalami kasus.

Karena itu, dia ragu jika harus mengakhiri masa darurat.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved