Breaking News:

Virusd Corona di Malang

Tracing Penularan Covid-19 di Kecamatan Pujon, Dinkes Kabupaten Malang : Tak Ada Karantina Desa

Awal penularan virus di wilayah tersebut bermula dari meninggalnya seorang pria di Kecamatan Pujon beberapa waktu lalu.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
ILUSTRASI - Pedagang menunjukan hasil rapid test yang dilakukan Pemkab Malang di Pasar Lawang, Kamis (16/4/2020) 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Malang mengungkap tracing atau pelacakan terhadap penularan Covid-19 di Kecamatan Pujon.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo menduga, awal penularan virus di wilayah tersebut bermula dari meninggalnya seorang pria di Kecamatan Pujon beberapa waktu lalu.

Pria tersebut diketahui bekerja sebagai pedagang sayuran yang biasa berjualan di Pasar Keputran Kota Surabaya.

"Di Pujon itu yang bersangkutan meninggal covid positif Covid-19," beber Arbani ketika dikonfirmasi, Senin (4/5/2020).

Arbani menambahkan, setelah mengetahui temuan tersebut, pihaknya melakukan tracing kepada 56 orang di Kecamatan Pujon.

Tracing dilakukan terhadap orang-orang yang disinyalir pernah berinteraksi dengan mendiang pria tersebut.

"Mayoritas orang OTG (orang tanpa gejala) yang punya riwayat kontak (dengan pasien meninggal), kemudian tiga orang di antaranya hasil rapid test-nya reaktif," beber Arbani.

Orang yang mendapati hasil reaktif sekarang dianjurkan melakukan karantina mandiri sembari menunggu jadwal swab test.

"Kami informasikan bukan satu desa dikarantina. Yang di media sosial itu tak benar," ujar Arbani.

Di sisi lain, saat sebelum pria pedagang sayur itu meninggal, ada dua orang yang dicurigai telah melakukan kontak dengan mendiang.

Dua orang tersebut belum melakukan rapid test namun kini tengah diupayakan dilaksanakan tes.

"Ada dua orang yang kita curigai dan belum melakukan rapid test. Tapi kami sudah mengupayakan rapid test di pujon, antar 10 sampai 15 orang," ungkap Arbani

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved