Virus Corona di Batu

DPRD Kota Batu Soroti Penyaluran Bantuan Sosial, Minta Penyaluran Tahap Dua Harus Tepat Sasaran

DPRD Batu bertemu dengan Dinas Sosial di Balaikota Among Tani membahas carut-marut penyaluran bantuan sosial ke masyarakat.

Pemkot Batu
ILUSTRASI - Penyaluran bantuan Rp 1 juta per KK dilakukan oleh petugas Bank Jatim yang berasal dari anggaran Pemkot Batu, Kamis (30/4/2020). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batu menyoroti proses penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang dilakukan oleh Pemkot Batu.

DPRD Batu bertemu dengan Dinas Sosial di Balaikota Among Tani membahas carut-marut penyaluran bantuan sosial ke masyarakat.

Ketua Tim Monitoring Covid-19 Kota Batu dari DPRD Batu, Nurochman mengatakan bahwa sorotan tersebut agar bantuan bisa disalurkan tepat sasaran. Terutama kepada warga yang sudah di data oleh desa melalui RT/RW.

"Kami targetkan untuk sisa pembayaran tahap 1 dan tahap 2 bisa diselesaikan hingga bulan Mei minggu kedua. Kami usulkan yang harus diprioritaskan pemberian bantuan dari data Non DTKS," ujar lelaki yang juga menjabat sebagai Wakil 1 DPRD Kota Batu ini.

Data non DTKS harus diprioritaskan karena berdasarkan pada pendataan RT/RW. Pendataan yang dilakukan dari tingkat bawah ini dinilai lebih akurat sehingga bisa menghindari salah sasaran tujuan penyaluran bantuan sosial.

Diterangkan Nurochman, dari jumlah 19.991 data non DTKS, masih terdapat 4957 Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang masih belum terdata.

Politisi PKB ini juga mengatakan terjadinya kesalahan data pada penyaluran jaring pengaman sosial (JPS) tahap pertama karena Dinsos tidak melakukan pembaharuan data.

Sejauh ini, penyerahan bantuan JPS Kota Batu baru disalurkan kepada 933 penerima bantuan yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Pemerintah Pusat, dari total 8.307 DTKS di Kota Batu.

Penerima bantuan Rp 1 juta itu merupakan warga yang sudah terdata dalam DTKS tahun 2015, namun belum mendapat bantuan sama sekali dari program reguler tahunan seperti sembako, lansia, atau bantuan langsung tunai (BLT).

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Batu, Ririck Mashuri mengungkapkan bahwa bantuan tahap pertama telah diserakan kepada 933 warga.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved