Arema FC

Kisah Noh 'Along' Alam Shah, Berkelahi dengan Pelatih Arema Hingga Hancurkan Karier Bek Liverpool

Mantan striker Arema FC, Mohd Noh Alam Shah, kerap menjadi momok yang penuh kontroversi saat masih aktif bermain sepakbola dahulu

ongisnade
Noh Alam Shah saat membela Arema 

SURYAMALANG.COM - Mantan striker Arema FC, Mohd Noh Alam Shah, kerap menjadi momok yang penuh kontroversi saat masih aktif bermain sepakbola dahulu. Saat aktif, pemain asal Singapura ini lekat dengan kontroversi perkelahian di lapangan.

Mengawali karier sebagai pemain sepak takraw pada usia 12 tahun, karier Noh Alam Shah justru berlanjut ke sepakbola. Klub pesepakbola pertama Alam Shah adalah Sembawang Rangers untuk kemudian berlanjut ke Singapore Armed Forces pada 2001.

Kariernya melesat saat bergabung Tampines Rovers pada 2003. Hanya setahun setelahnya, ia bisa mempersembahkan gelar Liga Singapura, bahkan dua kali berturut-turut pada 2004 hingga 2005.

Di Tampines, Alam Shah bertahan hingga 2009 walau sempat dipinjamkan ke klub Malaysia, PDRM FA pada 2007-2008.

Barulah kemudian, ia dilirik oleh klub Indonesia, Arema FC (saat itu bernama Arema Indonesia).

Bersama Singo Edan, Alam Shah yang kini berusia 39 tahun dan menjadi pelatih kepala tim Liga Singapura, Tanjong Pagar United, ini berhasil mempersembahkan gelar Liga Super Indonesia pada musim 2009-2010.

Petualangannya berlanjut ke Persib yang merekrutnya per 1 Januari 2012.

Namun, kariernya di Maung Bandung tak berlangsung lama.

Pada Juni 2012, ia kembali ke Tampines Rovers.

Pada 2013, Alam Shah sempat kembali ke Indonesia untuk membela PSS Sleman, namun hanya bertahan 5 bulan saja dengan koleksi 2 gol dari 11 pertandingan.

Halaman
1234
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved