Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Tak Terpengaruh Wabah Corona, Penjualan Kurma di Kota Malang saat Ramadan 2020 Capai 2 Kuintal/Hari

Penjualan kurma di sejumlah toko di Kota Malang pada bulan Ramadan mengalami peningkatan sebesar 50 persen lebih.

Aminatus Sofya/TribunJatim.com
Penjualan kurma di Kota Malang saat tidak terdampak wabah corona 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Penjualan kurma di sejumlah toko di Kota Malang pada bulan Ramadan mengalami peningkatan sebesar 50 persen lebih dibanding hari-hari biasa. Dalam sehari, seorang pedagang dapat menjual 1 sampai 2 kuintal kurma.

“Penjualan di Ramadan ini bagus ya. Sehari bisa jual sampai 1 sampai 2 kuintal,” ucap seorang pedagang kurma di Kota Malang, Yahya Soleh, Selasa (5/4/2020).

Menurutnya, penjualan kurma pada momen Ramadan tahun ini tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Wabah Covid-19 yang sedang menerjang tidak berpengaruh terhadap penjualan buah khas Timur Tengah itu.

“Penjualan normal kok. Tidak ada pengaruh Covid-19,” katanya.

Jenis kurma yang paling banyak diburu, lanjut Yahya, adalah kurma Sukari.

Kurma Sukari digemari karena memiliki rasa lebih legit dan tekstur yang empuk.

Selain itu, harga kurma Sukari juga tidak terlalu mahal yakni berkisar Rp 250 ribu per 3 kilogram.

“Kalau harga bervariasi ya mulai dari Rp 200 ribu satu dus sampai Rp 300 ribu per kilogram,” ucapnya.

Seorang pembeli Hadi mengaku tetap berbelanja kurma sebab buah tersebut adalah menu pelengkap berbuka puasa.

Apalagi, Hadi rutin membagikan paket berbuka kepada masyarakat setiap hari.

“Selain nasi dan lauk, kurma ini juga harus ada sebagai pelengkap. Jadi setiap Ramadan harus beli,” ucap Hadi.

Hadi memborong kurma jenis Golden Valley sebanyak 10 kilogram. Sebab setiap hari, dia menyediakan 200 paket berbuka puasa untuk dibagikan kepada masyarakat.

“Nanti paketnya dibagikan kepada masyarakat,” tandas dia.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved