Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Masih PSBB Surabaya & Jelang Lebaran, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah Online Mandiri

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa penjualan sembako murah ini berbasis online drop point dan drive thru

Penulis: Farah | Editor: isy
sugiharto/suryamalang.com
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berdialog dengan ketua Gugus Kuratif percepatan penanganan covid19, dr Joni 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pemprov Jatim terus melakukan penyediaan dan pemenuhan kebutuhan bahan pangan bagi masyarakat di tengah kondisi Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Surabaya Raya.

Guna memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang ada di kawasan terdampak PSBB, maka Pemprov Jawa Timur menggelar program baru layanan penjualan sembako murah Pasar Murah Online Mandiri (Pamor).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa penjualan sembako murah ini berbasis online drop point dan drive thru sehingga masyarakat bisa memilih kemudahan yang dibutuhkan, termasuk untuk memenuhi bhan pokok jelang Idul Fitri 1441 H.

“Bahan pokok yang disediakan di Pamor ini harganya lebih murah dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET), dan karena kita sedang berjuang untuk menekan penyebaran covid-19 maka masyarakat bisa memesan lewat online dan didrop belanjaannya atau juga bisa lewat sistem drive thru,” kata Khofifah, Rabu (6/5/2020). 

Lewat program ini produsen sembako bisa menitipkan produk bahan pokoknya untuk dijual lewat Pamor.

Sistemnya, Pemprov menyerap hasil produk pertanian dan komoditas bahan pokok langsung dari produsen dan mendekatkan pada konsumen dengan keuntungan harga yang lebih murah. 

Pasokan produk bahan pokok yang dijual di Pamor ini berasal dari produsen atau industri bahan pokok yang ada di Jawa Timur, misalnya untuk gula kristal putih langsung didatangkan dari beberapa pabrik gula.

Adapun beberapa produk bahan pokok yang dijual antara lain gula pasir dengan harga Rp 12.500, minyak goreng kemasan 1 liter dengan harga Rp 11.500, minyak goreng kemasan 2 liter dengan harga Rp 22.500, serta beras medium 5 kilogram dengan harga Rp 45.000.

Selain itu di Pamor juga menyediakan beras premium 5 kilogram yang dijual dengan harga Rp 58.000, serta mie instan 1 dus dengan harga Rp 92.875 dan lain-lain.

“Program Pamor ini terdapat dua jalur untuk pembeliannya. Pertama adalah drop point atau metode pesan dan diantar ke titik drop, dan kedua lewat sistem drive thru," kata Khofifah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved