Breaking News:

Tips

Tetap Waspada, Begini Tips Naik Motor di Jalanan Sepi

Tetap perlu menerapkan danger prediction saat naik motor di jalanan sepi, seperti di jalanan yang sudah memberlakukan PSBB Surabaya Raya.

Tetap perlu menerapkan danger prediction saat naik motor di jalanan sepi, seperti di jalanan yang sudah memberlakukan PSBB Surabaya Raya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Tetap perlu menerapkan danger prediction saat naik motor di jalanan sepi, seperti di jalanan yang sudah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Surabaya Raya.

"Bagi yang beraktivitas di jalan sepi, agar lebih waspada. Selain harus punya skill berkendara, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berkendara, termasuk danger prediction," Hari Setiawan, Instruktur Safety Riding MPM Honda kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (6/5/2020).

Saat berkendara, pandangan mata harus lurus ke depan dan fokus pada jalanan yang akan dilalui.

Hal ini agar pengendara dapat memantau jalanan dan sekitarnya sehingga bisa segera menghindar bila ada potensi bahaya.

Bila pengendara lengah sedikit atau tidak fokus melihat ke depan, bisa berakibat fatal.

Pengendara juga harus menyesuaikan antara pandangan mata dan kecepatan motor.

"Jika tiba-tiba ada yang menyeberang pada jarak 100 meter dan kecepatan motor 80 km/jam, pengendara masih bisa menghindari."

"Tetapi jika pengendara hanya melihat 30 meter ke depan, rintangan tersebut tidak bisa terpantau karena tiba-tiba harus mengerem pada jarak 30 meter dengan kecepatan 80 km/jam," jelasnya.

Begitu pula ketika melintas di jalanan naik-turun.

Pandangan jauh ke depan berguna untuk mengantisipasi penggunaan gigi.

"Berkaca dari semua itu, saat jalanan sepi bukan berarti aman untuk berkendara."

"Bila kemampuan danger prediction rendah, maka bisa kecelakaan yang tidak diduga sebelumnya atau panic acident," terangnya.(Fikri Firmansyah)

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved