PSBB di Surabaya Raya

PSBB Surabaya Raya Jilid 2, Pasien Covid-19 di RSUD Dr Soetomo 95 Persen Warga Surabaya

Memasuki akhir masa PSBB Surabaya Raya tahap pertama, dan masuk ke jilid kedua besok, kasus covid-19 di Kota Surabaya masih menjadi yang terbanyak

SURYAMALANG.COM/Fatimatus Zahroh
Ketua Gugus Kuratif Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur Joni Wahyuhadi, Senin (4/5/2020) 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Ketua Tim Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur Joni Wahyuhadi mengatakan bahwa mayoritas pasien covid-19 yang dirawat di RSUD dr Soetomo adalah warga Surabaya.

Bahkan Joni yang juga Dirut RSUD Dr Soetomo ini mengatakan bahwa sebanyak 95 persen pasien covid-19 yang dirawat di Rumah sakitnya adalah warga yang berdomisili Surabaya.

Penghitungan kumulatif kasus covid-19 yang diumumkan setiap hari oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 adalah update kasus berdasarkan domisili pasien.

Bukan berdasarkan rumah sakit tempat pasien dirawat.

"Di RSUD Dr Soetomo yang saya tahu persis, 95 persen pasiennya itu warga Surabaya. Dan data yang diupdate oleh gugus tugas terkait jumlah penambahan kasus positif covid-19, PDP, maupun ODP, adalah berdasarkan domisilinya," kata Joni, dalam konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Senin (11/5/2020) malam.

Sebagaimana diketahui bahwa hampir setiap hari Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Jatim selalu memberikan update terkait penambahan kasus covid-19 di Jatim.

Memasuki akhir masa PSBB Surabaya Raya tahap pertama, dan masuk ke jilid kedua besok, kasus covid-19 di Kota Surabaya masih menjadi yang terbanyak di Jatim.

Dari data update malam ini, ada sebanyak 43 tambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 baru di Jawa Timur. Dan untuk Kota Surabaya, tambahan kasus positif covid-19 ada sebanyak 33 orang.

Ditegaskan Joni, update penambahan pencatatan kasus tersebut berdasarkan update dari pemerintah pusat dan pendataannya adalah berdasarkan domisili pasien.

Sedangkan untuk Kabupaten Sidoarjo tambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 ada sebanyak 2 orang, dan Kabupaten Gresik ada sebanyak tidak ada tambahan kasus baru.

Sehingga total kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Jatim totalnya ada sebanyak 1.534 kasus. Sedangkan untuk PDP ada sebanyak 4.166 kasus, dan untuk ODP ada sebanyak 21.391 kasus.

Dan untuk tambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 yang meninggal dunia per hari ini ada sebanyak 6 orang di Jatim. Lima orang diantaranya dari Kota Surabaya, dan satu orang lainnya dari Kabupaten Sidoarjo.

"Kami tegaskan kembali bahwa dalam update sebaran covid-19 yang kami sampaikan adalah berdasarkan domisili. Bukan dari rumah sakit tempat dirawat," tegas Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak.

Ia juga menyebutkan bahwa dalam etika kedokteran, suatu rumah sakit juga tidak diperkenankan untuk membeda-bedakan pasien yang boleh dirawat atau tidak boleh dirawat.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved