Breaking News:

Dari Blitar Hingga Kenya Afrika, Virus Corona Menginspirasi Penata Gaya Rambut dan Seniman Batik

Dari Blitar Hingga Kenya Afrika, Virus Corona Menginspirasi Penata Gaya Rambut dan Seniman Batik

Citizen TV Kenya via Oddity Central
Model rambut yang terinspirasi virus corona di Kibera, daerah kumuh terbesar di Kenya, dan menjadi tren di tengah wabah. 

Dia mengatakan, melalui model rambut virus corona, mereka ingin mengingatkan akan betapa berbahayanya wabah tersebut ke semua orang. (Kompas.com)

Difabel di Blitar bikin batik motif virus corona atau Covid-19
Difabel di Blitar bikin batik motif virus corona atau Covid-19 (SURYAMALANG.COM/Imam Taufiq)

Kisah Difabel Blitar Ciptakan Batik Motif Virus Corona

Wabah virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19 sedang menghantui seluruh penjuru negeri.

Namun, di balik pandemi global ini, justru virus corona menjadi inspirasi bagi seniman batik untuk menghasilkan karya yang anti-mainstream.

Di Blitar, ada seniman batik yang menciptakan kain batik dengan motif gambar virus corona.

Bahkan, kain batik bermotif virus corona itu terjual laris manis.

Hal itu dirasakan para difabel, yang ada di rumah produksi Harapan Mulia, yang ada di Desa Resapombo, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar.

Rumah berukuran sekitar 8x13 meter itu sudah lama dijadikan tempat buat para difabel untuk belajar hidup mandiri atau tak tergantung pada orang lain.

Difabel di Blitar bikin batik motif virus corona atau Covid-19
Difabel di Blitar bikin batik motif virus corona atau Covid-19 (SURYAMALANG.COM/Imam Taufiq)

Mereka dilatih membatik. Ada yang mengalami kekurangan fisik, seperti cuma punya satu tangan, ada yang tuna rungu, tuna wicara, bahkan juga cacat mental.

Namun, sejak munculnya wabah virus corona, para difabel yang dibina oleh Rita Sukirni, tokoh masyarakat setempat itu, membuat motif batik dengan gambar virus corona.

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved