Berita Ngawi Hari Ini

Polantas Ngawi Tangkap Pemudik di Jalan Tol, Pengemudi Mobil Travel Ditilang

Pemudik umunya lebih memilih jalur tikus di ruas jalan Tol Ngawi ini, meski medan yang dilalui relatif berat.

SURYAMALANG.COM/Doni Prasetyo
Rombongan pemudik diduga warga Ngawi, yang bekerja di Semarang, terlihat turun dari ELF yang ditumpangi, diruas jalan Tol untuk menghindari Check Point atau Penyekatan di Exit Tol Ngawi, Rabu (13/5/2020) 

SURYAMALANG.COM, MAGETAN - Rombongan pemudik, diduga warga Kabupaten Ngawi, namun bekerja di Semarang, tertangkap Polisi Jalan Raya (PJR) diruas Jalan Tol atau over pass,Rabu (13/5/2020)

Mereka ditangkap saat berusaha melewati jalan tikus, setelah turun dari mobil ELF yang mengangkutnya dari Semarang di ruas jalan tol.

Menurut Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Boby M Zulfikar, mobil ELF yang mengangkut pemudik ini sejak memasuki Pos Pantau, kemudian Check Point di Rest Area terus di monitor, baru setelah berhenti dan terbukti menurunkan penumpang, Polantas dan PJR mendekat.

"Anggota Satlantas Polres Ngawi baru mendekat, setelah mobil itu kedapatan benar menurunkan sejumlah penumpang, diduga kuat pemudik dari luar daerah yang mau pulang kampung di wilayah Kabupaten Ngawi, saat berusaha memanjat pagar pembatas jalan Tol,"kata Kasat Boby M Zulkifar kepada Surya, Rabu (13/5/2020).

Dikatakan Boby, setelah pemudik yang turun di jalur tikus di ruas jalan tol Ngawi ini berhasil ditangkap, langsung diminta berkumpul untuk di identifikasi anggota Satlantas Polres Ngawi.

"Sementara mobil ELF yang digunakan mengangkut pemudik itu langsung kami tilang, dan sopirnya kami mintai keterangan,"ujar Kasat Lantas Boby.

Pemudik yang tertangkap, tambah AKP Boby, diserahkan ke petugas BPBD dan Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi untuk diperiksa kesehatan sesuai prosedur tetap penanggulangan penyebaran Covid 19 setempat.

"Setelah melalui protokol kesehatan, sejumlah pemudik dari Semarang itu langsung diserahkan ke desa masing masing untuk dilakukan isolasi selama 14 hari,"kata Kasat Lantas AKP Boby M Zulkifar

Seperti diketahui, sejak sebulan lalu arus mudik melewati jalur tikus di ruas jalan tol Ngawi terus berdatangan.

Berbagai cara dilakukan pemudik untuk bisa menghindari check point atau penyekatan petugas gabungan.

Pemudik umunya lebih memilih jalur tikus di ruas jalan Tol Ngawi ini, meski medan yang dilalui relatif berat.

Tapi keinginan kuat pulang kampung pemudik untuk bisa bertemu sanak keluarganya tak membuat ciut nyali untuk menempuh jalan yang sulit itu.

Sementara pengemudi ELF, Rizki Dimas yang mengangkut sejumlah pemudik itu mengaku sengaja menurunkan penumpang itu di ruas jalan Tol Ngawi itu, sesuai perjanjian sebelumnya.

"Saya sengaja minta penumpang turun disitu, karena di depan jalur itu ada Pos Check Point yang melarang pemudik pulang kampung. Untuk mengangkut pemudik itu saya memasang tarif Rp 300.000 untuk satu penumpang, dari Semarang sampai jalan tol Ngawi itu,"kata Rizki Dimas

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved