Berita Tulungagung Hari Ini

Produsen Carang Mas Tulungagung Mencoba Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Corona

Carang mas atau walangan termasuk jajanan yang banyak diproduksi warga Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung.

SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Produksi jajanan carang mas atau walangan di Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Carang mas atau walangan termasuk jajanan yang banyak diproduksi warga Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung.

Namun di masa pandemi virus corona, banyak produsen yang memilih berhenti beroperasi.

Sutrisno (43) termasuk produsen yang tetap beroperasi di tengah pandemi covid-19.

"Mungkin masih ada tiga produsen yang bertahan, termasuk saya. Sedangkan produsen lain menghentikan usaha untuk sementara waktu," ujar Sutrisno kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (13/5/2020).

Sutrisno bersama sang istri, Wati merintis usaha carang mas sejak tahun 2011.

Sebelum pandemi virus corona, Sutrisno menghabiskan bahan baku ketela pohon lebih dari 2 kuintal setiap hari.

Namun sejak masa pandemi corona, Sutrisno hanya menghabiskan 1 kuintal ketela pohon per hari.

Jika kondisi normal, Sutrisno bisa menghasilkan 60 bal carang mas per hari.

Namun sekarang produksinya turun menjadi 25 bal per hari.

Kondisi ini juga diperparah karena ada persaingan usaha.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved