Berita Malang Hari Ini

Kasus Jambret Velodrome Berakhir Damai, Pelaku Wajib Lapor ke Polresta Malang Kota

Polresta Malang Kota tidak melanjutkan kasus penjambretan di sekitar Velodrome, Kecamatan Kedungkandang

Tribunnews.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Polresta Malang Kota tidak melanjutkan kasus penjambretan di sekitar Velodrome, Kecamatan Kedungkandang, Kamis (14/5/2020).

Kasus penjambretan yang melibatkan tiga bocah di bawah umur itu berakhir damai.

"Orang tua tiga pelaku itu telah mendatangi korban, dan meminta maaf. Korban pun menerima permintaan maaf itu."

"Korban juga memutuskan untuk mencabut laporan polisi, dan tidak melanjutkan perkara itu," ujar AKP. Azi Pratas Guspitu, Kasatreskrim Polresta Malang Kota kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (15/5/2020).

Akhirnya penyidik mengembalikan tiga pelaku itu kepada orang tuanya.

Kami minta agar orang tuanya membina pelaku. Tiga pelaku itu wajib lapor ke Polresta Malang Kota dua kali dalam sepekan," tegasnya.

Tiga pelaku berinisial AMD (17), IRN (14), dan WHY (16) itu merupakan warga Sawojajar, Kota Malang.

Penjambretan bermula setelah korban belanja dari Pasar Madyopuro.

"Saat tiba di lokasi, tiga pelaku yang berboncengan motor itu menjambret dompet yang dipegang korban."

"Korban langsung teriak minta tolong, dan warga berhasil menangkap satu pelaku."

"Sedangkan dua pelaku lain kabur, dan ditangkap polisi di rumah masing masing," bebernya.

Tiga pelaku mengaku awalnya tidak berniat menjambret.

"Awalnya mereka mengamen, tetapi hasil dari mengamen kurang. Saat di tengah perjalanan, mereka melihat korban memegang dompet."

"Akhirnya para pelaku spontan menjambret," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved