Berita Arema Hari Ini

Wabah Corona Harus Jadi Renungan bagi Aremania, Terutama Soal Sanksi dan Denda

Wabah Corona harus bisa menadi renungan bagi Aremania, terutama soal sanksi dan denda.

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Aremania. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Wabah Corona harus bisa menadi renungan bagi Aremania, terutama soal sanksi dan denda.

"Saat ini Arema FC benar-benar diuji. Aset penting sepak bola dan klub adalah kompetisi."

"Saat ini kompetisi dihentikan bukan karena politik atau konflik federasi, tapi karena ada wabah."

"Karena itu ayo kita jaga eksistensi kebanggaan kita ini sama-sama. Sayangi klubmu," kata Sudarmaji, Media Officer Arema FC kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (17/5/2020).

"Bagaimana cara menyayangi klub di situasi sekarang ini, lakukan perenungan dan introspeksi."

"Arema FC bukan hanya milik direksi, pelatih, dan pemain. Arema FC adalah milik semua."

"Bila kelak kompetisi mulai lagi, bisa diingat bahwa betapa sulitnya ketika tidak ada kompetisi," tambahnya.

Sebelumnya, Arema FC mendapat sanksi denda mencapai Rp 1 miliar selama kompetisi musim 2019.

Saat Liga 1 2020 baru berjalan tiga pekan, Singo Edan telah mendapat denda total Rp 50 juta karena Aremania masuk ke dalam lapangan dan melempar botol.

Arema FC juga kena denda Rp 50 juta karena pemain mendapat lima kartu kuning dalam satu pertandingan saat melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan pada 8 Maret 2020.

"Ayo Aremania, mumpung sekarang bulan baik, momentum kebersamaan, berbagi, perbanyak kegiatan sosial dengan menjalankan protokol kesehatan, tetap di rumah, jaga kesehatan, jadi momentum renungan."

"Hal-hal yang pernah merugikan klub perlu direnungi dan introspeksi," jelas Sudarmaji.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved