Berita Arema Hari Ini

Aremania Jadikan Kondisi Wabah Corona Untuk Introspeksi Diri Akan Perilaku Saat Membela Arema FC

Introspeksi dan renungan ini tak lepas dari perilaku suporter yang membuat klub merugi miliaran rupiah musim lalu dan puluhan juta di musim ini

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Aremania mendukung Arema FC melawan Persija Jakarta dalam laga Grup B, Piala Gubernur Jatim di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (15/2/2020). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Wabah corona yang merajalela di Indonesia sehingga membuat kompetisi dihentikan, dijadikan Aremania, suporter Arema FC sebagai momentum introspeksi dan renungan diri.

Introspeksi dan renungan ini tak lepas dari perilaku suporter yang membuat klub merugi miliaran rupiah musim lalu, karena sanksi denda dari Komdis, saat mendukung tim kebanggaanya berlaga di stadion.

Tak hanya itu, awal musim ini karena Aremania berulah saat Arema FC lawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan pekan kedua. Dengan memanjat pagar pembatas dan melakukan pelemparan ke dalam lapangan.

Hal itu membuat klub didenda Rp 50 juta ditambah sanksi kartu kuning pemain sebanyak lima kartu kuning dalam satu laga, Rp 50 juta. Sehingga total Rp 100 juta.

Musim lalu, pelanggaran yang kerap dilakukan Aremania ialah menyalakan flare. Hal itu berujung pengulanhan sanksi sehingga bermunculan denda hingga total Rp 1 Miliar lebih.

Untuk itu manajemen Arema FC berharap agar momentum corona yang membuat sepak bola dihentikan dan suporter tak dapat menyaksikan klub kebanggaanya berlaga, bisa dijadikan momen introspeksi.

Setuju dengan saran manajemen, Amin Fals Aremania Jalur Gaza mengajak rekan-rekannya sesama suporter agar sama-sama introspeksi dan tak mengulangi hal itu setelah kompetisi kembali berjalan.

"Betul. Ini menjadi momentum untuk merenung dan introspeksi diri. Jangan ada lagi yang seperti itu (melanggar aturan sehingga berujung sanksi dan denda,red)," kata Amin Fals pada Surya, Selasa (19/5/2020).

Lebih lanjut Amin mengatakan, daripada melakukan hal-hal yang merugikan klub, lebih baik ialah beradu kreativitas dalam mendukung Arema FC di lapangan. Salah satunya ialah menciptakan koreo.

"Ya lebih baik meningkatkan kreativitas saja dalam mendukung tim. Pesan saya untuk dulur Aremania yang lain, jaga diri semaksimal mungkin. Semoga semuanya di beri sehat selalu dan Aremania tahes kabeh," jelasnya.

Sebelumnya, manajemen Arema FC juga mengajak Aremania agar menjadikan wabah corona ini sebagai momentum introspeksi diri soal cara mencintai klub kebanggaan.

"Ayo dulur-dulur Aremania, mumpung sekarang juga di bulan yang baik, momentum kebersamaan, berbagi, perbanyak kegiatan sosial dengan menjalankan protokol kesehatan, tetap dirumah, jaga kesehatan, jadi momentum renungan. Hal-hal yang pernah merugikan klub perlu direnungi dan introspeksi," ujar Sudarmaji Media Officer Arema FC.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved