Lebaran 2020 di Malang

Aturan Salat Idul Fitri di Kabupaten Malang, Sebaiknya di Rumah Saja

Salat Idul Fitri di zona merah Kabupaten Malang sebaiknya digelar di rumah.

SURYAMALANG.COM/M Erwin
Bupati Malang, Muhammad Sanusi 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pelaksanaan Salat Idul Fitri di zona merah Kabupaten Malang sebaiknya digelar di rumah.

Ada 14 kecamatan di Kabupaten Malang yang masuk zona merah, yaitu Kecamatan Lawang, Singosari, Pakis, Bululawang, Pujon, Ngantang, Ngajum, Pakisaji, Dau, Karangploso, Kepanjen, Ampelgading, Wajak, dan Pagelaran.

"Sebaiknya Salat Idul Fitri di rumah, sebagaimana imbauan MUI," ungkap Sanusi, Bupati Malang kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (21/5/2020).

Sanusi juga minta warga di zona hijau mengikuti anjuran pemerintah dan MUI.

"Sebaiknya di rumah, takutnya ada warga dari zona merah yang ke zona hijau, " bebernya.

Menurutnya, imbauan ini demi keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Sanusi menerangkan Salat Idul Fitri adalah ibadah sunah.

"Mendekati bahaya itu haram. Jadi lebih baik menunaikan Salat Idul Fitri di rumah," tutur pria yang pernah menjadi guru bahasa inggris itu.

PSBB Malang Raya mewajibkan warganya tak melakukan kegiatan berkerumun. Alhasil, kegiatan seremoni Idul Fitri seperti halal bi halal dan takbir keliling kata Sanusi lebih baik ditiadakan.

"Tidak boleh halalbihalal dan takbir keliling. PSBB melarang berkerumun," ucap pria penghobi koleksi burung berkicau ini.

Dari sisi pemerintahan, Sanusi menegaskan jajaran Pemkab Malang tak menggelar Sholat Ied berjamaah. Kondisi pandemi membuat Sanusi mengeluarkan kebijakan ini.

"Tahun ini Pemkab tidak mengadakan Salat Idul Fitri berjamaah," tegas pengusaha tebu asal Gondanglegi itu.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved