Berita Surabaya Hari Ini

Ciri-ciri Tukang Gendam Surabaya, Ngaku Tentara dan Minta Korban Tunggu di Gerbang Perumahan Militer

Driver ojek online, Supriyo menjadi korban pencurian dengan modus gendam di Jalan Kstaria, Surabaya

pixabay
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Driver ojek online, Supriyo menjadi korban pencurian dengan modus gendam di Jalan Kstaria, Surabaya, Selasa (19/5/2020).

Pria asal Benjeng, Gresik ini kehilangan Honda Beat nopol W 2975 C.

Dalam aksinya, pelaku mengaku sebagai tentara.

Keponakan korban, Akhirul Abdi mengatakan penggendaman ini bermula saat korban menerima orderan secara offline di depan RSI Wonokromo, Surabaya.

Menurutnya, pelaku berpostur tubuh tegap, dan rambut cepak.

Pelaku minta diantar ke sejumlah lokasi.

Awalnya pelaku minta diantar ke lokasi dekat area kuburan di Jambangan.

Lalu pelaku minta diantar ke tukang jahit.

Terakhir pelaku minta diantar ke komplek perumahan militer di Jalan Ksatria, Surabaya.

"Pelaku bilang mau menjemput istrinya yang merupakan Kowad (Korps Wanita Angkatan Darat)," kata Abdi kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (21/5/2020).

Setibanya di depan pintu masuk komplek perumahan, pelaku minta berhenti.

Lalu pelaku meminjam sebentar motor milik korban.

"Paman saya seperti kena hipnotis. Sebelum membawa motor om saya, pelaku sempat minta dompet om saya, dan om saya memberikan," jelasnya.

Setelah menyerahkan motor, kunci, dan dompet, korban beridri di bahu jalan kawasan tersebut selama beberapa jam.

"Setelah sadar, om saya lapor ke Polsek Karangpilang,: terangnya.(Luhur Pambudi)

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved