Breaking News:

Jadwal Buka Puasa Malang Surabaya Jakarta 21 Mei 2020 & Video Tausiyah Berkah Ustadz Dr Zainuddin

Berikut Jadwal Buka Puasa Malang Surabaya Kamis 21 Mei 2020, beserta video tausiyah berkah mengenai bolehkan menjamak salat bagi sopir

SURYAMALANG.COM/kolase TRIBUNBATAM.id/SON/Tribunnews.com
Gambar Ucapan Selamat Ramadhan 1441 H 2020 

SURYAMALANG.COM, Malang Berikut Jadwal Buka Puasa Malang Surabaya Kamis 21 Mei 2020, beserta video tausiyah berkah. 

Seluruh umat Islam di Indonesia hingga saat ini sudah memasuki hari ke 28 Ramadhan 1441 H. 

Jadwal buka puasa Malang Surabaya dan Jakarta selama bulan Ramadhan 2020 dirangkum oleh SURYAMALANG.COMdari laman resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag), bimasislam.kemenag.go.id.

 Namun sebelum melihat jadwal buka puasa malang  surayaba dan jakarta, simak terlebih dahulu Tausiyah BErkah oleh Ustad Dr Zainuddin dengan tema menjamak salat bagi sopir angkutan antar Kota?

Menurut Ustad DR Zainuudin bahwa hukum menjamak Salat dan Meng Qasar Solat adalah diperbolehkan selagi sesuai dengan kriteria hukum islam. 

Salah satunya adala ketika orang itu bepergian keluar kota dan jauh serta bukan untuk tujuan maksiat maka di izinkan untuk meng jamak solat. 

Perlu diketahui bahwa menjamak solat adalah menggabungkan 2 waktu solat yang menjadi satu waktu. seperti Maghrib dengan isya', Dhuhur dengan ashar.

Selain itu meng qasar solat adalah meringkas jumlah rakaat dalam solat seperti dhuhur dan ashar yang biasanya dikerjakan 4 rakaat, kini menjadi 2 rakaat saja. 

Akan tetapi yang perlu diperhatikan adalah tentang orang yang melakukan ini, harus dipastikan dalam keadaan kesulitan sehingga harus mengjamak atau mengqasar solat. 

Jangan sampai kita melakukan jamak dan qasar solat karena aktivitas rutinitas pekerjaan kita sehari hari. 

Allah SWT tentu sangat menyukai hambanya yang utamakan solat dari pada dunia atau mengejar harta. 

Karena dari hal ini mengutamakan solat dulu, akan mengalirkan rezeki bagi kita. 

Allah akan peduli sama kita, jika kita mau peduli dg solat kita.

Jangan sampai kita menjadi musnah dengan orang  yang hidupnya diperbudak urusan dunia atau dinar.

 Jadwal Buka Puasa Malang

Maghrib: 17:21

Isya': 18:34

 Jadwal Buka Puasa Surabaya

Maghrib: 17:22

Isya': 18:34

 Jadwal Buka Puasa Jakarta

Maghrib: 17:47

Isya': 19:00

Bacaan Niat Puasa Ramadan

Dalam buku Panduan Ramadhan Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah terbitan Pustaka Muslim, disebutkan sebenarnya tidak ada tuntutan untuk melafalkan niat puasa.

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, "Tidaklah sah puasa seseorang kecuali dengan niat. Letak niat adalah dalam hati, tidak disyaratkan untuk diucapkan dan pendapat ini tidak terdapat perselisihan di antara para ulama".

Namun, beberapa kalangan percaya niat puasa harus dilafalkan.

  نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa.

Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala.

Baca: Acara TV Ramadhan, TRANS 7 Tawarkan Program Spesial yang Kisahkan Perjalanan Hidup Para Nabi

Baca: Acara TV Ramadhan, GTV Hadirkan Kompetisi Religi Bersama Sabyan Gambus dalam Syair Ramadan

Doa Buka Puasa

Lafaz Pertama,

 اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin

Artinya: Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih.

Lafaz Kedua,

 ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ

Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah

Artinya: Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki. (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud: 2/306, no. 2357 dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678).

Penulis: Farid Farid
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved