Virus Corona di Batu

Pasien ke-10 di Kota Batu Juga Terkait dengan Pasar

Pasien positif Covid-19 yang ke-10 di Kota Batu merupakan pedagang sayur antar kota.

Stocktrek Images/Getty Images via Kompas.com
Ilustrasi Virus Corona 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pasien positif Covid-19 yang ke-10 di Kota Batu merupakan pedagang sayur antar kota.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batu, M Chori menjelaskan, pasien ke-10 adalah pengepul besar yang singgah dari satu pasar ke pasar lainnya. Sebelumnya, pasien ke-8 dan ke-9 juga berkaitan erat dengan pasar.

Bahkan Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan kalau klaster baru penyebaran Covid-19 di Kota Batu adalah pasar.

Sementara di pasar sendiri, warga tidak tertib menjaga jarak dan tidak sedikit yang tidak mengenakan masker.

"Pasien konfirmasi ke-10 jenis kelamin perempuan, umur 47 tahun alamat Desa Pandanrejo. Pekerjaan pedagang sayur antar kota dan pengepul besar, kulakan ke pasar Pujon dan Karangploso untuk dikirim ke Banyuwangi," kata Chori, Kamis (21/5/2020).

Chori menerangkan, riwayat sakit yang bersangkutan mengeluh gejala pertama kali tanggal 4 Mei 2020 dengan keluhan demam tinggi dan batuk.

Lalu tanggal 5 Mei 2020 pasien masuk Rumah Sakit UMM, Tlogomas, Kota Malang dengan keluhan demam tinggi, batuk dan disertai sesak nafas.

"Hasil rongent menunjukkan gambaran pneumonia, yang bersangkutan dilakukan tes cepat dan hasilnya reaktif, lalu dilanjutkan dengan swab," kata Chori.

Swab pertama dilakukan pada 6 Mei 2020 dan hasilnya di kirim ke BBTKL Surabaya, namun sampai saat ini belum keluar. Lalu dilakukan swab kedua pada 16 Mei 2020 dan hasilnya dikirim ke RS UB Malang.

Selanjutnya selama menjalani perawatan kondisinya terus membaik sehingga tanggal 19 Mei 2020 yang bersangkutan diperbolehkan pulang dengan dijemput oleh petugas dari PKM Bumiaji, dengan posisi hasil swab masih belum keluar.

"Hasil swab baru keluar tanggal 21 Mei 2020 dari RS UB dan yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19. Hasil tes kedua ini dijadikan acuan penetapan status positif," tegas Chori.

Pasien ke-10 diketahui juga memiliki riwayat perjalanan takziah ke Pujon yaitu ke salah satu pasien konfirmasi positif Covid-19 klaster Pasar Keputran Surabaya.

Langkah yang dilakukan melalui pelacakan kontak erat dengan pasien yaitu ada tiga orang dan telah dilakukan tes cepat dengan hasil semua non reaktif

Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved