Berita Surabaya Hari Ini

Tak Punya Pekerjaan Seusai Keluar dari Penjara Tulungagung dan Malang, 2 Penjambret Ini Beraksi Lagi

Bebas dari penjara melalui program asimilasi tidak membuat Tri Anggoro (33) dan Rudi Agus Hariyanto (32) berdiam diri di rumah.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Bebas dari penjara melalui program asimilasi tidak membuat Tri Anggoro (33) dan Rudi Agus Hariyanto (32) berdiam diri di rumah.

Dua tersangka ini malah kembali terlibat penjambretan di Surabaya.

Bahkan sejak bebas dari penjara, dua tersangka ini sudah beraksi tujuh kali.

Tri Anggoro pernah ditahan di lapas di Kota Malang karena terlibat kasus penjabretan di Lapas Malang.

Pria asal Sawunggaling, Wonokromo, Surabaya ini bebas melalui program asimilasi pada 6 April 2020.

Sedangkan Rudi Agus Hariyanto pernah ditahan di Lapas Tulungagung terkait kasus penganiayaan.

Kuli bangunan yang kos di Pakis, Sawahan, Surabaya ini bebas setelah mendapat program asimilasi pada 7 April 2020.

Setelah bebas dari penjara, dua tersangka langsung beraksi lagi.

Kapolsek Wonokromo, Kompol Christoper Adikara Lebang mengatakan dua tersangka itu lima kali beraksi di Wonokromo, dan dua kali di Tegalsari.

"Kami menyita motor milik tersangka," kata Christoper kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (20/5/2020).

Saat beraksi, Tri Anggoro bertugas sebagai joki motor. Sedangkan Rudi bertugas sebagai eksekutor penjambretan.

Komplotan jambret ini kerap menyasar korban perempuan yang berkendara di kawasan jalan sepi.

"Mereka saling kenal sebelum masuk lapas," jelasnya.

Kepada polisi, tersangka mengaku terpaksa mengulangi kejahatannya karena tidak memiliki pekerjaan untuk menyambung hidup seusai bebas dari penjara.

"Tersangka melakukan aksi itu mulai 26 April 2020 sampai 4 Mei 2020," tuturnya.(Luhur Pambudi)

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved