Nasional

Jakarta Belum Aman untuk Gelar Salat Idul Fitri Berjamaah di Masjid dan Lapangan, Ini Penjelasan MUI

Jakarta Belum Aman untuk Gelar Salat Idul Fitri Berjamaah di Masjid dan Lapangan, Ini Penjelasan MUI

Shutterstock
Ilustrasi virus corona atau Covid-19 di udara. 

SURYAMALANG.COM - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Munahar Muchtar menegaskan bahwa kawasan Jakarta masih belum aman untuk pelaksanaan ibadah Salat Idul Fitri secara berjamaah di masjid atau lapangan.

"Kota Jakarta seperti yang disampaikan oleh pak gubernur yang tentu beliau berbicara melalui tim ahli yang memang sudah sangat paham tentang kondisi Jakarta kita sudah mengerti semuanya Jakarta masih belum aman," kata Munahar dalam siaran langsung di akun Facebook Pemprov DKI Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Munahar menyebutkan, jika mengacu pada Fatwa MUI Nomor 14, 18 dan 28 tahun 2020 maka Jakarta belum bisa menggelar ibadah berjamaah di masjid.

"Kita berpesan dan selalu berpesan kepada warga Jakarta kepada umat Islam pada khususnya, mari sama-sama kita tetap mengikuti aturan petunjuk dan peraturan yang telah ditentukan," ucap Munahar.

Adapun hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah diperkirakan akan jatuh pada Minggu (24/5/2020).

Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat pada Jumat malam ini, untuk menentukan Hari Raya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur DKI Anies Baswedan mengingatkan warga agar disiplin terhadap aturan PSBB.

Ia menekankan, risiko penularan virus corona masih tinggi.

Potensi gelombang kedua penyebaran virus yang menyebabkan penyakit Covid-19 itu masih bisa terjadi.

"Karena itu, kedisiplinan kita selama dua pekan kedepan akan menentukan apakah sesudah dua pekan ini kita bisa memulai fase transisi menuju normal baru di Ibu Kota," ucap Anies.

Halaman
12
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved