Berita Surabaya Hari Ini

Akhir Video Viral Cekcok Pria Berjubah Putih dan Satpol PP, Habib Umar Ajak Asmadi Umrah Bareng

Insiden percekcokan antara pria berjubah putih dengan Satpol PP di Pos Check Point Exit Tol Satelit Surabaya berakhir damai.

Editor: Zainuddin

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Insiden percekcokan antara pria berjubah putih dengan Satpol PP di Pos Check Point Exit Tol Satelit Surabaya berakhir damai.

Satpol PP Surabaya bernama Asmadi sudah bertemu dengan pria berjubah putih yang diketahui bernama Habib Umar Abdullah Assegaf.

Pertemuan terjadi di kediaman Habib Umar di Bangil, Pasuruan.

Video pertemuan berdurasi 2 menit 45 detik itu diunggah akun Instagram bernama Ikhwansyadziliyah, dan telah ditonton lebih dari 2.000 kali.

Dalam video tersebut terekam pertemuan hangat antar kedua belah pihak.

Asmadi tampak bersalaman cukup lama. Tangan kanan Habib Umar ditempelkan di keningnya.

Asmadi juga menghaturkan permohonan maaf perihal insiden yang terjadi pada Rabu (20/5/2020).

"Saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Habib Umar Abdulah Assegaf. Saat itu saya khilaf dan apa yang disampaikan habib, saya emang kecapean, saya sebagai manusia biasa saya minta maaf dari hati yang paling dalam," ungkap Asmadi dengan suara pelan.

Lalu disusul ungkapan syukur secara spontan dari para hadirin yang ada di dalam ruangan tersebut.

"Masya Allah. Sholluu alaa Muhammad," ucap pria sebagai wujud ungkapan syukur yang melingkupi pertemuan tersebut.

Setelah Asmadi memungkasi ungkapan permohonan maafnya, Habib Umar tak kuasa menahan haru momen itu.

Habib Umar sontak memeluk tubuh Asmadi beberapa saat.

Lalu Habib Umar mencium kening Asmadi dan mengusap wajah Satpol PP itu menggunakan tangan kanannya.

Habib Umar pun menyambung dengan melafalkan doa-doa yang diamini orang-orang di dalam ruangan itu, termasuk Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan.

"Mudah mudahan kita selalu panjang umur dan malam ini menghadapi besok insyaallah Lebaran sehingga kita bisa saling memaafkan dan silaturahmi," ucap Habib Umar.

Habib Umar juga bakal mengajak Asmadi menunaikan umroh selepas pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) mereda.

"Ini yang sudah kita adakan, dan saya mohon, karena insya Allah tidak ada Corona, mudah mudahan bapak jadi ikut sama saya, walaupun istilahnya 2 bulan sekalian, atau 1 tahun 4 kali juga enggak apa-apa," ujar Habib.

Selain itu, Habib Umar juga berharap silaturahim ini bukan hanya sekali ini saja dilakukan.

Dia berharap setiap saat Asmadi bisa mengunjungi pesantren dan kediamannya di Bangil.

Bahkan dia juga akan menyempatkan diri berkunjung ke kediaman Asmadi di Surabaya.

"Kalau ada kesempatan, jenengan bisa ke sini silaturahmi, atau saya datang ke rumah jenengan," tambah Habib Umar.

"Insya Allah saya akan ke sini," ujar Asmadi.

Sebelum memungkasi momen mengharukan itu, Habib Umar juga menyampaikan alasannya yang meminta menghindari pemeriksaan petugas di Exit Tol Satelit hari itu.

Namun Habib Umar berharap semua orang yang ada di dalam ruangannya atau yang menyaksikan kejadian tersebut untuk bisa mengambil hikmat dan bisa mengintrospeksi diri sebagai wujud perbaikan diri kearah yang lebih baik.

"Saya tidak punya penyakit hati emosi. Itu semua kita lupakan, kita buka lembaran baru, ini sebagai peringatan, sebagai takbir wa takkir, untuk mengingatkan bahwa kita semua dalam acara ini untuk introspeksi diri,' terangnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pertemuan hangat itu didampingi langsung oleh Kapolres Pasuruan.

Pertemuan itu menandakan insiden di Pos Check Point Exit Tol Satelit telah berakhir damai.

"Pertemuan sekitar Maghrib. Kami senang, dan tentram melihatnya," ujar Trunoyudo.(Luhur Pambudi)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved